Friday, May 26, 2017
Monday, September 5, 2016
MAWAS DIRI
mencari cara dan cari tah
Seringkali, kita sibuk untuk mengubah orang lain dan dunia
di sekitar kita, supaya sesuai dengan keinginan kita. Namun, kerap kali pula,
kita gagal. Lalu, kita pun kecewa, bersedih dan bahkan marah. Bagaimanapun
diusahakan, dunia di luar kita, termasuk orang-orang di sekitar kita, tidak akan
pernah sejalan dengan keinginan kita.
Inilah akar dari segala penderitaan di dunia, yakni ketika
kita memaksa dunia luar sejalan dengan keinginan kita, lalu gagal. Jika seperti
itu, kita patut mengajukan pertanyaan sederhana berikut. Apakah keinginan yang
ada di dalam diri kita itu baik untuk diwujudkan? Jangan-jangan, keinginan kita
itulah yang salah, sehingga ia tidak akan pernah menjadi kenyataan?
Mawas Diri
Dengan dua pertanyaan ini, kita lalu bisa melakukan refleksi
diri. Dan refleksi diri adalah inti utama dari mawas diri. Mawas diri berarti
kita mengawasi diri kita sendiri, terutama emosi dan pikiran-pikiran yang
muncul di dalam diri. Ketika kita marah, sedih, cemas, ataupun gembira, kita
lalu mengawasi perasaan-perasaan tersebut sebagai sesuatu yang sementara,
bahkan ilusi.
Emosi dan perasaan adalah hasil dari pengalaman-pengalaman
hidup kita sebelumnya. Kita belajar dan kemudian dikondisikan untuk merasa
marah, ketika dihina. Kita belajar dan kemudian dikondisikan untuk merasa
senang, ketika menang undian. Emosi maupun perasaan kita adalah bentukan sosial
yang sifatnya semu dan bahkan menipu.
Pikiran pun adalah hasil dari bentukan masa lalu kita. Kita
berpikir dengan pola tertentu, sebagaimana yang kita pelajari dan lakukan di
masa lalu. Ketika keadaan tidak sesuai keinginan, kita lalu dibentuk dan
dikondisikan untuk berpikir, bahwa ini adalah masalah. Pikiran dan emosi
menciptakan ketegangan di dalam diri manusia yang merupakan sumber dari segala
penderitaan batin manusia.
Kejernihan Batin
Ketika pikiran dan emosi kita sadari dan awasi sebagai
sebentuk ilusi yang semu dan menipu, kita lalu masuk ke dalam ketenangan batin.
Jadi, hasil dari sikap mawas diri adalah hancurnya semua ilusi dan
pengkondisian dari masa lalu kita. Ketika emosi dan pikiran hancur, maka kita
masuk ke “titik nol” kehidupan, yakni kebahagiaan batin. Di dalam kebahagiaan
batin itu, kita merasa bebas dan damai, sehingga mampu melihat segala sesuatu
dalam kejernihan.
Kejernihan di dalam melihat dunia akan melahirkan sikap-sikap
yang tepat. Kita tidak lagi bereaksi secara keras terhadap berbagai tantangan
dunia. Kita lalu menanggapi semuanya dengan sikap dan analisis yang tepat,
sesuai dengan keadaan dan kebutuhan yang ada. Kejernihan yang lahir dari
kebebasan serta kedamaian batin inilah yang menjadi inti utama dari
kebijaksanaan.
Di dalam kejernihan batin ini, kita lalu tidak lagi sibuk
ngotot mengubah orang lain atau dunia, supaya sejalan dengan keinginan kita.
Kita lalu menerima apa yang terjadi, lalu berusaha melakukan perbaikan, sesuai
dengan kebutuhan dan keadaan yang nyata. Kita tidak lagi sibuk dengan
prinsip-prinsip di kepala kita, yang kerap kali dibarengi dengan emosi keras
dan membuat batin gelisah. Kita lalu sibuk untuk mengawasi diri kita sendiri,
termasuk semua emosi, perasaan dan pikiran yang lewat di dalamnya sebagai
sebentuk pengkondisian yang sifatnya semu dan menipu.
Perjalanan mawas diri menuju kejernihan batin dan
kebijaksanaan hidup ini tentu harus dilalui. Ada yang bisa langsung memahami
dan menerapkannya dalam kehidupan. Ada yang perlu waktu lama untuk memahaminya
terlebih dahulu. Tidak ada rumus universal untuk hal ini.
Di dalam proses, tentu ada keberhasilan dan kegagalan. Kerap
kali, kita lalu kembali terjebak di dalam emosi dan pikiran kita yang lahir
dari pengalaman masa lalu dan pengkondisian kita. Kita pun kembali mengalami
konflik batin, dan lalu gelisah. Namun, semua ketegangan batin itu haruslah
tetap diawasi dan disadari sebagai ilusi. Kita tidak boleh hanyut ke dalamnya.
Di dalam Filsafat
Pemahaman tentang mawas diri ini tertanam begitu dalam di
dalam sejarah manusia. Di dalam Filsafat Jawa, kita menemukan konsep ini di
dalam pemikiran Ki Ageng Suryamentaram, pemikir Jawa di awal abad 20. Diri
manusia yang terkondisikan oleh pengalaman masa lalunya akan bertindak jahat
dan sewenang-wenang. Inilah yang disebutnya sebagai kramadangsa.
Kramadangsa ini sifatnya egois. Ia hanya memikirkan
kepentingannya sendiri. Jika keinginannya tak tercapai, ia lalu marah, sedih,
cemas atau justru merusak. Setiap orang, menurut Suryamentaram, memiliki
kramadangsa di dalam dirinya. Kramadangsa ini harus terus diawasi, supaya ia
tidak menguasai pikiran kita.
Di dalam filsafat Jerman, konsep mawas diri dikenal dengan
konsep kesadaran diri (Selbstbewusstsein). Tradisi Idealisme Jerman yang
berkembang pada abad 17 dan 18 di Eropa menjadikan konsep ini sebagai inti
utamanya. Immanuel Kant menyebutnya sebagai kesadaran diri transendental
(transzendentales Selbstbewusstsein), Fichte menyebutnya sebagai kesadaran diri
murni (reines Selbstbewusstsein), dan Hegel menyebutnya sebagai kesadaran diri
absolut (absolutes Selbstbewusstsein). Mereka berpusat pada metafisika dan
epistemologi, tidak pada etika.
Dengan ketiga konsep ini, filsafat Idealisme Jerman ingin
menegaskan, bahwa manusia bisa mengamati dirinya sendiri. “Aku murni” berbeda
dengan “aku empiris”. Kesadaran diri terletak di dalam “aku murni” yang mampu
mengamati “aku empiris”. Ini semua terjadi di dalam batin manusia. Kesadaran
diri adalah sikap mawas diri.
Filsafat Timur juga memiliki tradisi panjang tentang sikap
mawas diri ini. Di dalam tradisi Buddhisme, sikap mawas diri dilakukan dalam
bentuk meditasi. Dalam arti ini, meditasi adalah saat, dimana manusia menyadari
keterkondisian dirinya di dalam dunia ini, sebagai akibat dari pengalaman masa
lalunya. Menjadi Buddha berarti menjadi orang yang tercerahkan, yakni orang
yang telah berhasilkan menghancurkan secara total segala keterkondisiannya
sebagai manusia, lalu mencapai kedamaian, kebebasan serta pencerahan batin
sepenuhnya.
Di Berbagai Bidang
Sikap mawas diri haruslah menjadi budaya di Indonesia. Hanya
dengan begitu, kita bisa hidup sebagai bangsa yang adil, makmur dan damai. Para
politisi dan pemimpin bangsa lainnya tidak boleh hanya ngotot mengubah keadaan
sesuai dengan pikiran mereka, tetapi juga perlu untuk mengawasi dirinya
masing-masing. Jika tidak, mereka akan terjebak pada sikap rakus harta, korup,
menipu, manipulatif dan sombong. Negara yang dipimpin oleh orang-orang seperti
itu akan hancur dari dalam dirinya sendiri.
Di dalam bidang pendidikan, sikap mawas diri haruslah
diajarkan kepada semua murid sekolah. Namun, guru-gurunya terlebih dahulu harus
diajak untuk melatih diri dalam budaya mawas diri ini. Para guru dan murid
diajak untuk melihat dan menyadari dirinya sendiri, terutama emosi, perasaan
dan pikiran yang berkecamuk di dalam dirinya masing-masing. Semuanya itu harus
diawasi dan dilihat sebagai sesuatu yang semu, menipu dan menciptakan
ketegangan batin.
Namun, pendidikan sekarang ini terjadi tidak hanya di dalam
sekolah, tetapi juga di dalam masyarakat, terutama melalui media, seperti musik
dan film. Kita sering melihat film dengan artis yang menunjukkan emosinya,
ketika menanggapi suatu keadaan. Ini contoh salah yang harus ditanggapi secara
kritis. Menanggapi keadaan tidak boleh dengan emosi, seperti menangis atau
marah, seperti yang ditunjukkan dengan aktingnya yang brilian dari para artis,
melainkan dengan ketenangan batin dan kejernihan pikiran.
Lagu-lagu juga seringkali membingungkan kita. Lagu-lagu
cinta dan lagu-lagu galau mengumbar emosi, dan melihatnya sebagai sesuatu yang
nyata. Padahal, cinta bukanlah emosi, melainkan kedamaian dan kejernihan batin
dalam melihat keadaan. Lagu-lagu semacam ini membuat kita semakin dalam
terjebak dalam pengkondisian, dan akhirnya hidup di dalam ketegangan batin,
tanpa henti.
Budaya mawas diri juga harus dikembangkan di dalam dunia
bisnis. Para pelaku bisnis harus terus berusaha mengawasi dirinya sendiri,
terutama emosi dan pikiran-pikirannya yang kerap kali hanya bertujuan untuk
mendapatkan uang lebih banyak lagi. Untuk mencapai tujuan itu, tanpa sikap
mawas diri, mereka lalu menyuap pegawai pemerintahan, merusak politik dan ikut
menghancurkan lingkungan. Semua sikap jelek itu lahir dari diri yang tidak
disadari, yakni diri yang terkondisikan oleh pengalaman masa lalu dan nafsu
akan uang.
Di dalam bidang kesehatan, sikap mawas diri juga amatlah
penting. Banyak orang terjebak dalam kekecewaan mendalam, kesedihan besar,
depresi, stress dan berbagai masalah kejiwaan lainnya. Ini semua terjadi,
karena mereka terjebak di dalam pengkondisian dari pengalaman masa lalunya.
Mereka lalu melihat dunia tidak dengan kejernihan, tetapi dengan pengkondisian.
Akibatnya, mereka hidup terus dalam tegangan batin. Masa
lalu yang menyakitkan berkembang menjadi trauma masa kini yang terus menyiksa
batin. Trauma adalah pengkondisian. Depresi adalah pengkondisian. Semua itu
akan lenyap, ketika orang mengawasinya dan menyadarinya sebagai ilusi yang
dibangun dari pengkondisian dan pengalaman masa lalu.
Konsep mawas diri juga membantu orang di dalam menghadapi
sakit fisik. Sakit fisik akan jauh lebih ringan dan bisa disembuhkan, jika
tidak dibarengi dengan stress dan depresi, seperti yang biasanya terjadi pada
pasien penyakit akut. Konsep mawas diri dapat membantu meringankan beban batin,
ketika sakit fisik melanda. Ini amat membantu proses penyembuhan.
Orang beragama dan beriman juga harus memiliki sikap mawas
diri. Dengan sikap mawas diri, orang tidak secara buta menerapkan ajaran
agamanya, tanpa melihat keadaan sekitar. Ia juga tidak akan jatuh pada
fundamentalisme dan fanatisme yang menjadi akar dari berbagai kekerasan. Justru
ketika orang mencapai kesadaran diri dan sikap mawas diri sepenuhnya, ia
semakin dekat dengan Tuhannya, dan menjadi semakin penuh cinta terhadap
sesamanya.
Budaya Mawas Diri
Jika ingin mewujudkan masyarakat yang damai, adil dan
makmur, setiap warga negara Indonesia harus menerapkan sikap mawas diri di
dalam kehidupan sehari-harinya. Sikap ini harus berkembang menjadi budaya yang
dilakukan secara bersama-sama sebagai bagian dari revolusi mental. Tidak hanya
di Indonesia, seluruh bangsa di dunia ini pun harus menerapkan sikap mawas diri
dalam berbagai kebijakannya. Jika budaya mawas diri menjadi budaya global, maka
perdamaian dan kemakmuran dunia akan terwujud sepenuhnya.
Orang yang mawas diri itu seperti supir. Ia bisa berbicara
dengan penumpangnya, bercanda atau berdiskusi dengan mereka. Ia bisa menyanyi,
sambil mendengarkan radio. Namun, perhatiannya tetap di jalan. Ia mengawasi
seluruh proses berkendara. Ia tetap awas, walaupun sambil melakukan hal-hal
lainnya.
Orang yang mawas diri juga bisa terus bekerja secara aktif.
Ia bisa terlibat di dalam berbagai kegiatan. Ia bisa punya pacar, atau
berkeluarga. Namun, di dalam kesibukannya, ia tetap mengawasi dirinya sendiri,
terutama emosi dan pikiran-pikirannya sebagai sesuatu yang ilusif dan menipu.
Dengan cara ini, ia bisa mencapai kejernihan, kedamaian, kebebasan dan pencerahan
batin. Segala kesibukannya akan memiliki kemungkinan besar untuk berhasil.
sumber : https://rumahfilsafat.com
Wednesday, August 10, 2016
Manfaat Masker dari kentang atau mentimun
mencari cara dan cari tahu
Manfaat Masker dari kentang atau mentimun
Manfaat Masker dari kentang atau mentimun
Bahan – bahan alami lebih dianjurkan bagi para penderita
jerawat agar wajah selalu bersih, segar alami, dan juga terbebas dari paparan –
paparan kimia. Untuk itu, artikel kali ini akan membahas khasiat timun dan
kentang yang sangat ampuh untuk menghilangkan jerawat dan mengusir jerawat.
Selain murah, bahan – bahan ini juga mudah didapat. Dan juga bahan – bahan ini
tidak akan punya efek samping sepeti panas, gatal, atau yang lain seperti
pemakaian obat – obatan atau krim – krim buatan pabrik.
Timun rupanya mengandung vitamin E yang bagus untuk
perkembangan kulit. Timun yang diaplikasikan setiap hari akan membantu kulit
beregenerasi dengan cepat dan juga membersihkan wajah dari paparan radiasi dari
jalanan. Timun sudah dipakai di banyak produk – produk buatan pabrik seperti
masker, cleanser, penyegar, pelembab, atau serum untuk wajah. Namun apabila
kita bisa mengambil langsung manfaat timun tanpa campuran bahan – bahan kimia
dari pabrik, mengapa tidak? Selain untuk sebagai penyegar wajah, timun juga
sangat bermanfaat menjadi bahan alami untuk menghilangkan jerawat dan membasmi
jerawat. Sangat ampuh sehingga turun temurun dipercaya sebagai bahan alami dalam
perawatan kulit.
Selain timun, kentang juga memiliki kandungan vitamin E dan
lemak baik yang bagus untuk kulit, terutama wajah. Vitamin E nya membantu
menyehatkan kulit dan membersihkan kulit, baik dari debu, radiasi, maupun
jerawat. Kentang juga dinobatkan sebagai salah satu bahan alami yang canggih
menghilangkan jerawat dan membasmi jerawat. Bahkan kentang yang hanya diusap –
usapkan di wajah pun sudah bisa membuat wajah bersih dan segar. Kentang
mempunyai khasiat, selain vitamin E, juga pembersih minyak berlebih yang bisa
secara langsung menyerap kotoran dan minyak berlebih penyebab jerawat. Untuk
itu, tidak ada salahnya menggunakan kentang sebagai salah satu bahan untuk
menghilangkan jerawat, bahkan ini termasuk pilihan yang tepat selain timun.
Beberapa hal kecil yang harus diingat adalah kita wajib
memncuci wajah dengan air hangat sebelum pengaplikasian masker. Hal ini
bertujuan agar pori – pori wajah terbuka sehingga kandungan air dan vitamin
dari timun dan kentang bisa meresap dengan baik dan bisa semakin cepat
menghilangkan jerawat. Setelah pengaplikasian selesai, jangan lupa basuh muka
dengan air dingin, agar pori – pori menutup kembali. Usahakan agar jangan terlalu
keras menggosok muka ketika pengaplikasian, karena bisa memperparah jerawat.
Lembutkan timun dengan parutan atau blender. Setelah itu
aplikasikan ke wajah dan tunggu selama 30 menit. Setelah itu, basuh muka dan
keringkan dengan perlahan. Lakukan setiap hari bila perlu agar jerawat cepat
mengering dan sembuh. Masker ini sangat ampuh untuk menghilangkan jerawat. Akan
lebih baik jika pengaplikasian ini dilakukan ketika anda sedang rileks,
misalnya pada sore hari. Hal ini pun berpengaruh terhadap kondisi wajah anda.
Cara yang sama pada pengaplikasian timun bisa diterapkan
pada masker ini. Aplikasikan kentang yang sudah lembut ke wajah dan tunggu 30
menit. Lakukan setiap hari maka masker ini akan menampakkan hasilnya sebagai
masker untuk menghilangkan jerawat. Selain itu wajah akan lebih cerah dan
terbebas dari kusam dan capek. Wajah akan lebih terasa segar seperti sehabis
cuci muka.
Menghilangkan jerawat dengan masker timun dan kentang
Campurkan kedua bahan yang sudah lembut ini ke wajah untuk
menghilangkan jerawat dan juga bekas jerawatnya. Lakukan dua hari sekali untuk
mendapatkan hasil terbaik. Untuk jerawat yang sudah parah dan banyak, bisa
dilakukan setiap hari agar khasiatnya lebih cepat dinikmati.
Manfaat Kentang
Pembahasan yang pertama adalah mengenai manfaat dari
kentang. Tentunya kentang tidak hanya bermanfaat bagi wajah kita,kentang juga
memiliki banyak manfaat lain untuk kehidupan kita. Berikut adalah beberapa
manfaat dari kentang:
• Mengatasi Stres
untuk menghilangkan stres di pikiran kita dibutuhkan suatu
pembaharuan sel yang dapat dibantu dengan Vitamin B6 yang terdapat pada
kentang. Selain itu kentang dapat membantu menghasilkan hormon adrenaline yang
dapat membuat pikiran kita menjadi tenang kembali.
• Memerangi penyakit
Kentang mengandung banyak serat yang dapat membuat sistem
pencernaan kita menjadi lancar dan dapat mengurangi resiko kanker pada tubuh
kita.
• Mengatasi batu ginjal
salah satu makanan yang dapat mengatasi batu ginjal adalah
kentang karena kentang mengandung banyak kadar zat besi dan kalsium tinggi.
Manfaat Masker Kentang untuk Wajah
Manfaat masker kentang tidaklah sedikit, ada cukup banyak
manfaat yang dihasilkan masker kentang tersebut khususnya untuk bagian wajah.
Berikut merupakan manfaatnya:
• Dapat digunakan untuk memutihkan wajah
• Dapat mengatasi kulit kering
• Dapat menghilangkan keriput dan kerutan
• Untuk menghilangkan flek hitam ataupun bekas jerawat
• Dapat mengangkat & membasmi racun
Yuk mulai untuk melakukan masker kentang karena banyak
sekali manfaat yang dapat dihasilkan. Karena tak hanya mudah didapatkan akan
tetapi dengan harga kentang yang terjangkau sehingga kita tak perlu keluar
banyak uang untuk melakukan perawatan kecantikan kita bukan? Selamat mencoba!
Monday, August 8, 2016
HUT RI KE 71
mencari cara dan cari tahu
artikael ini saya tulis debgan perasaan bangga dan cinta saya kepada indonesia dan kekayaan budayanya
HUT RI KE 71
"sebagai warga negra yang baik tentu kita harus punya kesadaran diri untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita denga cara mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal yang baik"
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1746113712269788&set=t.100000924486634&type=3&size=2048%2C1360
kalimat pak guru saya diatas masih sangat terngiang di benak saya dan sampai sekarang setiap kali ingt dengan kalimat itu sontak dalam pikiran saya bertanya "apa yang bisa saya lakuka untuk negri yang indah ini?"
banyak hal yang bisa kita laukan untuk mengisi kemerdekaan seperti yang di maksud pak guru saya waktu SD dulu.
hal sederhana sebagai pembuktian bahwa kita sudah melakukan hal baik untuk bangsa ini adalah mengadakan kegiatan untuk memperingati HUT RI, misal, mengadakan perlombaan panjat pinang , balap karung, sepak bola , volly dan masih banyak lagi kegiatan yang bertujua untuk menjalin kerukunan antar warga, di kampung saya (perdusunana) di sebuah dusun di Mojokerto punya tradisi yang lumayan unik untuk merayakan HUT RI, unik karena kegiatan ini sangat jarang di mojokerto yaitu pensi, "pensi kan dimana mana ada, drama musik parade band", tapi pensi yang di lakukan remaja di kampung saya adalah pensi yng sangat jarag di lakukan oleh kebanyakan remaja masa kini yaitu para pemudanya bermain ludruk menampilakan crita rakyat yang dikemas dalam kesenian ludruk yang hapir tersaingi dengan kisah TITANIC, HARRY POTER,dan SI BOY yang lagi heboh
tradisi remaja untuk memperingati HUT RI seperti ini sudah ada pada zaman bapak saya dulu yang sekarang usia beliau sudah hampir 65 tahun, banyak crita yang suda dilakonkan oleh pemuda kampung saya diantaranya
untung suro pati, joko berek atau sawunggaling, prabu jayeng rono dan masih banyak lagi,,
bagi kalian yang ingin mengadakn kegiatan agustusan seperti dikampung saya pilihlan ceritra yang yang sudah melekat dihati rakyat seperti bawang merah bawang putih, ande ande lumut, atau ramayana
berikut contoh kisah percintaan RAMAYANA
"sebagai warga negra yang baik tentu kita harus punya kesadaran diri untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita denga cara mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal yang baik"
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1746113712269788&set=t.100000924486634&type=3&size=2048%2C1360
kalimat pak guru saya diatas masih sangat terngiang di benak saya dan sampai sekarang setiap kali ingt dengan kalimat itu sontak dalam pikiran saya bertanya "apa yang bisa saya lakuka untuk negri yang indah ini?"
banyak hal yang bisa kita laukan untuk mengisi kemerdekaan seperti yang di maksud pak guru saya waktu SD dulu.
hal sederhana sebagai pembuktian bahwa kita sudah melakukan hal baik untuk bangsa ini adalah mengadakan kegiatan untuk memperingati HUT RI, misal, mengadakan perlombaan panjat pinang , balap karung, sepak bola , volly dan masih banyak lagi kegiatan yang bertujua untuk menjalin kerukunan antar warga, di kampung saya (perdusunana) di sebuah dusun di Mojokerto punya tradisi yang lumayan unik untuk merayakan HUT RI, unik karena kegiatan ini sangat jarang di mojokerto yaitu pensi, "pensi kan dimana mana ada, drama musik parade band", tapi pensi yang di lakukan remaja di kampung saya adalah pensi yng sangat jarag di lakukan oleh kebanyakan remaja masa kini yaitu para pemudanya bermain ludruk menampilakan crita rakyat yang dikemas dalam kesenian ludruk yang hapir tersaingi dengan kisah TITANIC, HARRY POTER,dan SI BOY yang lagi heboh
tradisi remaja untuk memperingati HUT RI seperti ini sudah ada pada zaman bapak saya dulu yang sekarang usia beliau sudah hampir 65 tahun, banyak crita yang suda dilakonkan oleh pemuda kampung saya diantaranya
untung suro pati, joko berek atau sawunggaling, prabu jayeng rono dan masih banyak lagi,,
bagi kalian yang ingin mengadakn kegiatan agustusan seperti dikampung saya pilihlan ceritra yang yang sudah melekat dihati rakyat seperti bawang merah bawang putih, ande ande lumut, atau ramayana
berikut contoh kisah percintaan RAMAYANA
Secara singkat
kisah Ramayana diawali dengan adanya seseorang bernama Rama, yaitu putra
mahkota Prabu Dasarata di Kosala dengan ibukotanya Ayodya. Tiga saudara tirinya
bernama Barata, Laksmana dan Satrukna. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata
bernama Kausala, Barata dari isteri keduanya bernama Kaikeyi serta Laksmana dan
Satrukna dari isterinya ketiga bernama Sumitra. Mereka hidup rukun.
Sejak
remaja, Rama dan Laksmana berguru kepada Wismamitra sehingga menjadi pemuda
tangguh. Rama kemudian mengikuti sayembara di Matila ibukota negara Wideha.
Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka milik Prabu Janaka, ia dihadiahi
putri sulungnya bernama Shinta, sedangkan Laksmana dinikahkan dengan Urmila,
adik Shinta.
Setelah
Dasarata tua, Rama yang direncanakan untuk menggantikannya menjadi raja, gagal
setelah Kaikeyi mengingatkan janji Dasarata bahwa yang berhak atas tahta adalah
Barata dan Rama harus dibuang selama 15 (lima belas) tahun. Atas dasar janji
itulah dengan lapang dada Rama pergi mengembara ke hutan Dandaka, meskipun
dihalangi ibunya maupun Barata sendiri. Kepergiannya itu diikuti oleh Shinta
dan Laksmana.
Namun
kepergian Rama membuat Dasarata sedih dan akhirnya meninggal. Untuk mengisi
kekosongan singgasana, para petinggi kerajaan sepakat mengangkat Barata sebagai
raja. Tapi ia menolak, karena menganggap bahwa tahta itu milik Rama, sang
kakak. Untuk itu Barata disertai parajurit dan punggawanya, menjemput Rama di
hutan. Saat ketemu kakaknya, Barata sambil menangis menuturkan perihal kematian
Dasarata dan menyesalkan kehendak ibunya, untuk itu ia dan para punggawanya
meminta agar Rama kembali ke Ayodya dan naik tahta. Tetapi Rama menolak serta
tetap melaksanakan titah ayahandanya dan tidak menyalahkan sang ibu tiri,
Kaikeyi, sekaligus membujuk Barata agar bersedia naik tahta. Setelah menerima
sepatu dari Rama, Barata kembali ke kerajaan dan berjanji akan menjalankan
pemerintahan sebagai wakil kakaknya
Banyak
cobaan yang dihadapi Rama dan Laksmana, dalam pengembaraannya di hutan. Mereka
harus menghadapi para raksasa yang meresahkan masyarakat disekitar hutan
Kandaka itu. Musuh yang menjengkelkan adalah Surpanaka, raksesi yang
menginginkan Rama dan Laksmana menjadi suaminya. Akibatnya, hidung dan telinga
Surpanaka dibabat hingga putus oleh Laksmana. Dengan menahan sakit dan malu,
Surpanaka mengadu kepada kakaknya, yaitu Rahwana yang menjadi raja raksasa di
Alengka, sambil membujuk agar Rahwana merebut Shinta dari tangan Rama.
Di Pasewahan Ngalengka, yang merupakan kerajaan Rahwana,
terdapat Kumbakarna, Indrajid, Patih Prahasta, dan Sarpanaka. Sarpanaka
memberitahu Rahwana bahwa ada seorang putri cantik. Rahwana pun segera mencari
putri tersebut. Dan ternyata putri tersebut adalah Putri Kalamarica yang dapat
berubah wujud menjadi apa saja, termasuk berubah menjadi cakil.
Di hutan Dandaka, Rama, Shinta, dan Laksmana (adik Rama),
sedang berburu. Mengetahui akan hal ini, Rahwana dan Kalamarica ikut masuk
hutan dan mengintai serta menggoda Shinta. Kalamarica berubah wujud menjadi
Kijang Mas yang berusaha menggoda Shinta. Dan saat Shinta melihat kijang mas
tersebut ia langsung meminta Rama untuk segera menangkapnya. Akan tetapi kijang
tersebut justru lari kedalam hutan, dan Shinta meminta Rama untuk mengejarnya.
Rama pun mengejar kijang tersebut. Dan Laksmana tetap bersama Shinta. Namun
Shinta justru marah Karena Laksmana tidak ikut mengejar kijang bersama Rama
kedalam hutan. Akhirnya Laksmana pun menuruti keinginan Shinta agar mengejar
Rama kedalam hutan. Khawatir akan keselamatan Shinta, Leksmana pun membuat
lingkaran magis bagi Shinta agar Shinta terhindar dari marabahaya.
Beberapa
saat kemudian Rahwana datang mencoba mendekati Shinta dan mencoba untuk
menembus lingkaran tersebut. Sayangnya Rahwana pun tak mampu menembus lingkaran
tersebut. Akhirnya Rahwana mengubah wujudnya menjadi Brahmana tua, agar bias
menarik perhatian Shinta dengan meminta sedekah. Ia pun beraksi mendekati
Shinta dan meminta sedekah, karena rasa iba, akhirnya Shinta memberikan
sedekah. Saat Shinta sedang memberikan sedekah, ia ditarik keluar lingkaran dan
dibawa terbang oleh Rahwana.
Sementara itu, Rama dan Laksmana terus mengejar kijang mas.
Dan saat kijang mas tersebut dipanah ia berubah wujud menjadi Cakil. Saat
Shinta dibawa terbang oleh Rahwana, muncullah burung Jathayu yang akan menolong
Shinta. Dan terjadilah peperangan antara burung Jathayu dan Rahwana. Sampai
akhirnya burung Jathayu kalah dan ia
kehilangan kedua sayapnya. Lalu Rahwana pun pergi membawa Shinta.
Beberapa saat kemudian, Rama dan Laksmana muncul dan
bertemu dengan burung Jathayu yang terluka. Jathayu pun menceritakan apa yang
terjadi kepada Rama, bahwa Shinta diculik oleh Rahwana. Setelah ia menceritakan
semuanya kepada Rama, ia pun mati. Mengetahui bahwa Shinta diculik Rahwana,
Rama dan Laksmana pun bersemedi untuk mendapatkan petunjuk bagaimana cara menyelamatkan Shinta. Kemudian Rama bertemu
Anoman (seekor lutung putih) yang akan membantu Rama untuk menyelamatkan
Shinta. Dan Rama pun diajak untuk singgah ke goa Kiskenda, tempat dimana Anoman
tinggal.
Sementara itu di gua Kiskenda, terdapat banyak teman
Anoman. Diantara mereka adalah Subali dan Sugriwa, kakak beradik yang sama-sama
sakti. Mereka sama-sama kasmaran kepada Dewi Widowati. Akhirnya mereka pun
bertengkar untuk mendapatkan dewi Widowati. Saat mereka sedang bertengkar,
datanglah Rama dan Anoman. Melihat pertengkaran tersebut, Anoman berusaha
melerai Subali dan Sugriwa. Namun karena tidak berhasil melerai mereka,
akhirnya Anoman meminta Rama untuk memanah salah satu diantara mereka. Dan
ternyata Subali yang terkena panah tersebut, dan akhirnya ia pun mati. Sugriwa
yang masih hidup mengutarakan niatnya kepada Rama, bahwa ia akan ikut membantu
Rama menyelamatkan Shinta.
Anoman pun memulai aksinya untuk menyelamatkan Shinta. Ia
meminta sehelai rambut Rama, yang akan diberikan kepada Shinta, sebagai buki bahwa ia benar-benar utusan Rama
yang akan menyelamatkan Shinta.
Ditengah perjalanan di angkasa menuju Alengka, Anoman
kehilangan arah. Anoman sudah berada diatas lautan Hindia. Laut luas membiru.
Anoman terkejut merasa ada kekuatan besar yang menyedot tubuhnya, Tiba-tiba
saja tubuh Anoman tertarik kebawah dan masuk dalam perut raksasa.Raksasa itu
Wil Kataksini, yang bertugas menjaga lautan Alengka. Tubuh Anoman tidak berdaya
dan berusaha keluar dari mulut raksasa Wil Kataksini.
Anoman dengan sekuat tenaga menendang-nendang dan
mencakar-cakar dalam perut Wil Kataksini. Kataksini merasa dalam perutnya perih
dan geli. Anoman yang ada dalam perut itu di muntahkan kembali keluar mulutnya.
Setelah itu tubuh Wil Kataksini menjadi limbung, dan roboh, Wil Kataksini
tewas.
Sementara itu tubuh Anoman bagaikan dibanting, Anoman jatuh
terpelanting di daerah pegunungan. Anoman memperkira kan daerah Suwelagiri,
sangat cocok untuk menghimpun pasukan dan menyusun pertahanan Prabu Rama dalam
penyerangan ke istana Alengka atau tempat unntuk memata-matai Prajurit Alengka.
Anoman sudah tidak bisa terbang lagi. Ia melanjutkan
perjalanan lewat daratan dengan tertatih-tatih. Setelah berjalan begitu lama,
Anoman tidak kuat lagi. Ia jatuh pingsan. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong,
segera keluar dari kancing gelung Anoman. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong
membawa Anoman ketempat berlindung.
Kelihatannya Anoman terpedaya dengan kecantikan dewi Sayempraba.
Anoman dan para punakawan dijamu dengan makanan yang lezat dan minuman yang
menyegarkan. Anoman dan para punakawan makan dengan lahapnya.Anoman memang
lapar. Sudah lama ia pingsan jadi sudah beberapa hari tidak makan. Selesai
makan minum, Anoman berpamitan mau melanjutkan perjalanan menuju Alengka. Dewi
Sayempraba menghalangi Anoman, agar tidak meninggalkan Goa Windu. Sayempraba
menghendaki agar Anoman bersedia memperistrinya. Anoman menolak ajakan dewi
Sayempraba. Kemudian Anoman segera mengajak para punakawan meninggalkan istana
Sayempraba.
Sepeninggal Anoman, Dewi Sayempraba gundah gulana. Ia
kecewa Anoman tidak menanggapi cintanya. Padahal Dewi Sayempraba sangat
mencintainya. Namun Dewi Sayempraba percaya, kalau Anoman akan kembali ke Goa
Windu pada suatu saat.
Setelah beberapa lama berjalan meninggalkn goa. Tiba-tiba
kedua mata Anoman seakan akan melihat seberkas cahaya yang sangat menyilaukan.
Kemudian pandangan menjadi gelap, Anoman menjadi buta Anoman menjadi sedih, Ia
merasa gagal melak sanakan tugas dari Prabu Rama. Para panakawan memapah Anoman
dan mencarikan orang yang dapat mengobati sakitnya.
Anoman kelihatannya masih beruntung, agaknya tangisannya
didengar oleh seekor burung garuda, yang bernama Sempati. Sempati mencoba
mengobati Anoman. Sebelumnya Burung Sempati memohon dewa agar dapat
menyembuhkan mata Anoman. Sempati mengobati kedua mata Anoman dengan meneteskan
air liur dari paruhnya. Permohonan burung Sempati kepada dewa, agaknya
dikabulkan Dewa, Anoman sembuh. Anoman sudah tidak buta lagi.
Di Taman Argasoka, di kerajaan Ngalengka, Shinta ditemani
oleh Trijata, adik dari Rahwana. Saat itu Rahwana mencoba membujuk Shinta agar
mau diperistri olehnya. Namun Shinta
menolaknya. Dan disaat Shinta sedang sendirian, anoman memasuki taman Argasoka
untuk menemui Shinta dan memberikan rambut Rama kepada Shinta sebagai bukti
bahwa ia adalah benar-benar utusan Rama untuk menyelamatkan Shinta. Akan tetapi
saat Indrajid, anak dari Rahwana mengetahui kedatangan Anoman, ia berusaha untuk menangkapnya dan dihadapkan kepada Rahwana.
Akhirnya Rahwana memutuskan untuk membakar Anoman. Persiapan dilakukan saat
detik-detik pembakaran Anoman. Saat itu
Kumbakarna, saudara Rahwana mencoba melindungi Anoman yang akan dibunuh oleh
Rahwana. Namun niatnya tak berhasil karena dihalangi oleh Rahwana.
Saat pasukan Rahwana membakar Anoman, ternyata Anoman tidak
mempan dibakar oleh api. Malah justru Anoman mengambil obor api ditangan
Rahwana dengan ekornya dan mempermainkan api tersebut sebelum akhirnya kerajaan
Ngalengka terbakar. Pasukan Rama membendung sungai yang berada didekat kerajaan
Ngalengka, sehingga pasukan Rahwana tak bisa berkutik.
Perang antara Rahwana melawan Rama terjadi. Kumbakarna
gugur dipanah Rama saat membantu Rahwana mengalahkan Rama. Indrajid yang ikut
membantu Rahwana ikut mati. Akhirnya terjadilah peperangan sengit
antara Rahwana dan Rama. Rahwana pun mati dipanah oleh Rama dan ia dihimpitkan
ke gunung.
Setelah berhasil mengalahkan Rahwana, Rama bertemu kembali
dengan Shinta. Akan tetapi Rama curiga dengan kesucian Shinta, setelah ia
diculik oleh Rahwana dalam waktu yang begitu lama. Akhirnya Shinta membakar dirinya sendiri
untuk membuktikan kesuciannya. Saat Shinta membakar diri ternyata api tidak
mempan membakar tubuh Shinta. Ini membuktikan bahwa Shinta masih suci. Dan Rama
mau menerima Shinta kembali. Mereka pun hidup bahagia. :)
Monday, August 1, 2016
CARA MEMUTIHKAN KULIT KETIAK SECARA ALAMI
mencari cara dan cari tahu
Siapa sih yang gak pingin punya kulit putih? Semua
orang, cowok maupun cewek pasti pingin punya kulit putih. Pasalnya kulit putih
akan menunjang penampilan. Selain kulit muka dan badan, ternyata kulit ketiak
yang menghitam itu juga bisa dicerahkan lho.
Kulit ketiak yang putih tentu akan membuat penampilan
makin percaya diri saat menggunakan kaos tanpa lengan. Kamu gak usah
repot-repot suntik putih, karena tujuh cara ini akan membuat kulit ketiakmu
langsung bersih seketika. Apa saja?
Gak usah buru-buru pergi ke dokter kulit demi
memutihkan kulit ketiak. Kamu bisa mencoba dengan menggunakan bahan-bahan yang
bisa ditemukan di kulkas sendiri. Contohnya saja kentang dan mentimun. Iris
kentang tipis-tipìs kemudian tempelkan pada kulit ketiak yang hitam. Diamkan
selama 10 menit kemudian bersihkan.
Mentimun yang rendah lemak jenuh, kolesterol, dan
sodium ini juga sumber yang baik dari vitamin A, asam pantotenat, magnesium,
fosfor dan magnesium. Sementara itu juga tinggi kalium, folat, karbohidrat,
seng, Vitamin C dan Vitamin K. Semua nutrisi ini sangat membantu untuk menjaga
kesehatan tubuh, bahkan dapat mengobati penyakit dan meningkatkan proses dalam
tubuh.
Selain kentang, kamu dapat menggunakan mentimun untuk
mengompres ketiak supaya terlihat bersih. Selain diiris tipis, kamu juga bisa
memarut kentang atau mentimun yang kemudian dibalurkan di area ketiak dan
didiamkan selama beberapa saat.
Kentang memiliki kandungan gizi seperti nutrisi per 100
gram. Beberapa vitamin seperti vitamin A, C, K memiliki elektrolit seperti
kalium & sodium serta memiliki beberapa mineral. Kentang juga memiliki
beberapa fungsi sebagai bahan makanan pokok di negara Eropa sana dan di
Indonesia dapat menjadi bahan makanan pelengkap sayur-sayuran lainnya. Selain
dapat digunakan sebagai bahan makanan, kentang juga dapat digunakan sebagai
masker untuk wajah.
2. Gunakan lidah buaya sebagai mosturizer alami.
Lidah Buaya atau Aloe Vera merupakan salah satu tanaman
hias yang dapat dengan mudah ditemui di halaman rumah sebagai tanaman herbal
andalan. Alasan paling mendasar adalah karena tanaman ini tergolong tidak rewel
dan tidak membutuhkan perawatan ekstra sehingga pemiliknya tidak harus
mengeluarkan banyak waktu, tenaga bahkan biaya untuk memastikan pertumbuhannya
lidah buaya. Bentuknya yang unik serta warnanya yang hijau soft dan
menghadirkan nuansa kesegaran tersendiri di sekitarnya juga menambah kekuatan
tanaman satu ini.
Lain dari itu, lidah buaya ternyata memiliki manfaat
yang sangat beragam, mulai dari manfaat terhadap kesehatan hingga kecantikan
dan perawatan tubuh. Tak heran jika anda dapat dengan mudah menemukan kandungan
lidah buaya di berbagai produk kosmetik dan perawatan kecantikan mulai dari
shampoo, krim jerawat dan lain sebagainya.
Sudah bukan rahasia lagi jika lidah buaya itu memang
banyak manfaatnya. Kamu pun bisa menggunakan tumbuhan hijau ini untuk
memutihkan kulit ketiak yang menghitam. Kamu bisa mengoleskan daging lidah
buaya ke kulit ketiak yang menghitam dua kali dalam sehari. Pastikan kamu rutin
melakukannya ya supaya hasilnya juga makin sempurna.
3. Buat scrub dari baking soda atau gula untuk
mengangkat sel kulit mati.
Ternyata,
pada gula terdapat kandungan yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi problem di
kulit wajah dan tubuh. Misalnya saja kulit berjerawat, bisa diatasi dengan
menggunakan scrub gula. Tidak heran kini scrub gula digunakan sebagai salah
satu perawatan kecantikan.Siapkan secangkir gula pasir dan campurkan dengan
tiga sendok minyak zaitun. Balurkan pada ketiak yang basah saat mandi
Scrub memutihkan kulit itu gak perlu mahal dan
dibeli di dokter atau pusat perbelanjaan. Pasalnya, scrub ini pasti memiliki
kandungan bahan kimia yang bisa mengancam kesehatan. Ada baiknya kamu membuat
sendiri scrub untuk memutihkan kulit ketiak.
Siapkan secangkir gula pasir dan campurkan dengan tiga
sendok minyak zaitun. Balurkan pada ketiak yang basah saat mandi. Diamkan
selama satu sampai dua menit lalu bilas hingga bersih. Lakukan ritual ini
paling tidak dua kali seminggu. Selain gula pasir, kamu bisa membuat pasta
baking soda. Campurkan baking soda dengan minyak mawar. Balurkan pada ketiak
kemudian bilas dengan air hangat dan keringkan.
4. Buat pasta pemutih dari dua bahan alami : yoghurt
dan lemon.
Yoghurt adalah sumber signifikan dari kalium, fosfor,
riboflavin, yodium, seng, dan vitamin B5 (asam pantotenat). Yoghurt juga
mengandung B12, untuk mempertahankan sel-sel darah merah dan membantu menjaga
sistem saraf berfungsi dengan baik. “Vitamin B12 kebanyakan ditemukan dalam
produk hewani, seperti daging ayam dan ikan, sehingga seorang vegetarian
mungkin sulit untuk mendapatkannya,” kata Jackie Newgent, RD, seorang anggota
dewan penasihat fitness dan penulis Big Green Cookbook
Pasta pemutih tanpa scrub juga bisa kamu buat dari bahan
alami lainnya. Kamu bisa menggunakan tepung, yoghurt, air lemon, dan juga
kunyit. Campurkan semua bahan hingga berbentuk pasta kental lalu aplikasikan ke
kulit ketiak selama 30 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Lakukan ritual
ini setiap hari selama dua minggu, selanjutnya cukup tiga kali dalam seminggu
untuk mempercepat proses pemutihan.
5. Kulit jeruk.
Jangan buang kulit jeruk begitu saja! Karena ternyata
kulit jeruk berguna untuk memutihkan kulit ketiakmu. Caranya, jemur kulit jeruk
selama beberapa hari sampai benar-benar kering. Giling dan hancurkan hingga
benar-benar berbentuk bubuk. Campurkan dua sendok teh bubuk kulit jeruk ini
dengan air mawar dan susu secukupnya. Aduk sampai berupa pasta kental kemudian
oleskan ke seluruh area ketiak. Diamkan selama 10-15 menit sebelum dibilas
dengan air dingin. Ulangi ritual ini dua sampai tiga kali dalam seminggu.
6. Minyak kelapa.
Minyak kelapa yang kaya akan vitamin E berguna untuk
proses pencerahan kulit ketiak. Bahkan, minyak ini juga bisa dijadikan deodoran
alami lho. Cara sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan memijat ketiak
menggunakan minyak kelapa. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan sabun
dan air hangat. Ulangi sampai tiga kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil
yang maksimal.
7. Hindari mencukur bulu ketiak dan menggunakan
deodoran.
Mencukur bulu ketiak tidak dianjurkan karena akan
membuat bulu ketiak makin cepat tumbuh dan menimbulkan area gelap. Kamu bisa
melakukan waxing ketiak yang akan menghilangkan rambut ketiak langsung sampai
ke akarnya. Selain itu, memakai deodoran juga tidak dianjurkan. Bahan kimia
yang ada di dalamnya tak cuma berbahaya tapi juga bisa menghitamkan ketiak.
Selamat dipraktekkan ya!
Saturday, July 30, 2016
“AKU” di dalam Penderitaan
mencari cara dan cari tahu
Oleh Reza A.A Wattimena
BACA JUGA : SEYUM AWAL DARI KASIH SAYANG
Kerap kali, kita merasakan emosi yang sangat kuat. Kebencian
atau kesedihan menguasai batin. Bagi banyak orang, ini merupakan masalah besar.
Akibatnya, mereka jadi ganas dan jahat pada orang lain, bahkan pada orang-orang
terdekatnya.
Pikiran-pikiran mengerikan juga kerap datang tanpa diundang.
Ketakutan dan kecemasan akan masa depan yang tak pasti menerkam jiwa.
Penyesalan atas masa lalu yang menyesakkan dada sering datang berkunjung. Jika
itu semua amat kuat dan terjadi dalam waktu lama, orang bisa sakit, entah sakit
jiwa, kanker, jantung, darah tinggi maupun kelainan hormon.
Ini semua merupakan penderitaan hidup. Banyak orang yang tak
tahan dengan itu semua, sehingga bunuh diri. Banyak pula yang menekan dan
menyembunyikannya dalam-dalam. Tak heran, orang yang terlihat tenang lalu
tiba-tiba bunuh diri, atau didatangi penyakit mengerikan.
Penyelidikan AKU
Ada jalan keluar sederhana yang berpijak pada kebijaksanaan
Timur. Usianya sudah lebih dari 6000 tahun. Bentuknya adalah pertanyaan. Ketika
emosi dan pikiran jelek (seperti kebencian, ketakutan, kecemasan dan kesedihan)
datang menghantam, kita bertanya: SIAPA YANG MENGALAMI INI?
Jawaban spontan adalah SAYA, atau AKU. Nah, disinilah letak
kunci jawabannya, yakni bertanya: SIAPA AKU? APAKAH ADA YANG DISEBUT AKU? Mari
kita perdalam hal ini.
AKU adalah kata dan konsep yang menggambarkan sesuatu yang
bersifat tetap, yakni diriku. Namaku Reza. Kata AKU menyiratkan paham, seolah
Reza itu sesuatu yang tetap, walaupun usianya menua, rambutnya mulai putih, dan
sebagainya. Nah, apakah pemahaman ini benar? Apakah Reza adalah sesuatu yang
tetap?
Jawabannya jelas TIDAK. Segala sesuatu terus berubah saat
demi saat di dalam hidup ini. Tidak ada SATU hal pun yang tetap. AKU dan SAYA
pun terus berubah dari saat ke saat.
Maka, sebenarnya, keduanya tidak ada. AKU dan SAYA itu TIDAK
ADA! Ketika kita menyebutnya, mereka segera berubah menjadi sesuatu yang lain.
Aku yang kemarin bukanlah aku yang hari ini. Aku yang tadi pagi bukanlah aku
yang siang ini.
Inilah hidup. Inilah kenyataan sebagaimana adanya. Tidak ada
aku, dan tidak ada orang lain. Semua itu adalah konsep dan kata yang menipu
kita, seolah ada hal yang tetap di dalam hidup ini.
Fakta Alamiah
AKU YANG TIDAK PERNAH ADA; Fakta alamiah ini didukung oleh
kebijaksanaan Timur, baik Vedanta, Buddhisme maupun Taoisme. Ia juga didukung
oleh beragam penelitian ilmiah terbaru di bidang neurosains. Konsep “AKU”
adalah ilusi semata yang berguna untuk kepentingan praktis belaka, seperti
pencatatan penduduk atau komunikasi sehari-hari. Ia bukanlah kenyataan.
Ketika pikiran dan emosi kuat melanda, kita lalu sadar,
bahwa tidak ada AKU yang mengalami semua ini. Emosi lalu sekedar emosi.
Pikiran, sejelek apapun, juga hanya sekedar pikiran. Tidak ada AKU di dalamnya.
Coba anda terapkan ini, ketika emosi dan pikiran datang
melanda. Pengalaman saya, dan pengalaman jutaan orang lainnya, adalah: semua
jadi terasa ringan. Emosi dan pikiran datang dan pergi begitu saja. Mereka
cepat berlalu. Memaafkan dan move on menjadi semudah membalikkan telapak
tangan.
Hidup kita pun jadi ringan dan jernih. Kita lalu bisa
menjalankan semuanya dari saat ke saat dengan kebahagiaan dan kedamaian hati.
Orang-orang sekitar kita terbantu dengan keberadaan kita. Penderitaan bisa
datang berkunjung, namun ia bisa segera pergi, tanpa jejak.
Tidak percaya? Coba saja.
Trichotillomania, Kelainan Keinginan Berlebihan Mencabuti Bulu
mencari cara dan cari tahu
Trichotillomania, Kelainan Keinginan
Berlebihan Mencabuti Bulu
Saat seseorang mengalami rasa cemas atau stress, ada
kemungkinan orang tersebut untuk menyakiti diri sendiri untuk menghilangkan
rasa stress tersebut. Sebagai contoh, ada orang yang menggigit kuku, atau
bahkan menjambak rambut di kepala. Kebiasaan menjambak rambut di kepala bahkan
bisa berlanjut dengan mencabuti rambut atau bulu-bulu yang ada di kulit.
Gangguan mental ini disebut sebagai trichotillomania.
Penderita trichotillomania baisanya akan melakukan
gejala-gejala layaknya menjambak atau menarik-narik rambut, khususnya jika
rambut sudah cukup panjang. Kondisi ini bisa dilakukan saat penderitanya sedang
mengalami kecemasan atau depresi. Selain itu, bulu-bulu halus layaknya di area
alis, bulu mata, atau bahkan bulu pada tangan bisa saja dicabuti hingga habis.
Yang unik adalah, penderita trichotillomania menikmati rasa sakit yang
diakibatkan oleh jambakan atau pencabutan rambut dan bulu tersebut. Bahkan,
saat menjambak atau mencabut rambut dan bulu, ada rasa antusias untuk
melakukannya. Dalam beberapa kasus, rambut yang telah dicabut akan diusap-usap
pada area wajah atau bibir dan bahkan bisa digigit atau dimakan.
Pakar kesehatan masih menduga-duga apa penyebab utama dari
masalah trichotillomania mengingat penyakit ini bisa saja disebabkan oleh
faktor genetik, lingkungan, hingga masalah ketidakseimbangan hormon pada tubuh.
Hanya saja, rasa stress, frustasi, hingga kecemasan kerap kali menjadi pemicu
utama kebiasaan menjambak atau mencabuti rambut dan bulu sehingga akan timbul
perasaan lega dan puas.
Yang menjadi masalah adalah, penderita trichotillomania bisa
mengalami kebotakan yang tidak merata jika sering sekali mencabuti rambut yang
ada di kepalanya. Kebotakan yang permanen tentu akan membuat rasa depresi dan
cemas justru akan semakin menjadi. Jika anda mengalami masalah
trichotillomania, cobalah untuk melawan keinginan menjambak atau mencabuti
rambut dengan mengalihkannya ke bagian lain. Sebagai contoh, cobalah untuk
menjewer telinga anda sendiri alih-alih menjambak rambut. Jika hal ini sulit
dilakukan, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter karena ternyata sudah ada obat
untuk mengendalikan gejala dari trichotillomania meskipun memang hingga saat
ini belum ada obat untuk mengobati penyakit mental ini.
Friday, July 29, 2016
HADAPI HARI ESOK
mencari cara dan cari tahu
Oleh: Dr. Muhammad Sarbini, M.H.I
Hari esok adalah hari yang berada di depan perjalanan hidup
seseorang. Hari esok terkadang menjanjikan kebahagiaan dan harapan atau malah
mengancam dengan ketakutan dan duka cita nestapa. Hari esok bagi seorang muslim
bukan sekedar hidup masa depan di dunia, tetapi juga hidup masa depan di
akhirat kelak.
Salah satu bisikan pada diri kita yang menakut-nakuti kita
adalah bisikan-bisikan pada hati kita tentang ketakutan akan kefakiran dan
kemiskinan. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman dalam al-Qur`an:
“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kalian dengan kemiskinan
dan menyuruh kalian berbuat kejahatan (kikir); sedang Alloh menjadikan untukmu
ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha
Mengatahui.” (QS. Al-Baqoroh [2]: 268)
Pada diri kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti
berikut ini:
Bagaimana kehidupan saya di esok hari ?
Bagaimana bila setelah lulus aku tidak dapat kerja?
Bagaimana jika aku sakit, sedangkan aku tidak punya uang
untuk berobat?
Bagaimana kalau nanti aku tua kemudian lemah dan tidak mampu
bekerja.
Ketika muda, kita selalu dibayangi dengan kemiskinan di
waktu dewasa. Ketika dewasa, kita terus dibayangi kesengsaraan di waktu tua.
Dan ketika tua masih juga dirisaukan oleh pikiran bagaimana dengan nasib anak
cucu saya nanti ?
Saat sebelum bekerja, kita takut dengan nasib kita ke depan.
Dan sesudah dapat kerja, kita pun terus was-was kalau-kalau kena PHK. Begitulah
bermacam bentuk kecemasan dan kekhawatiran menghadapi masa depan terus
menggelayuti pikiran kita.
Pertanyaan-pertanyaan seperti bagaimana nanti, seandainya
begini atau begitu, jikalau nanti…? Sesungguhnya adalah pekerjaan setan agar
kita menjadi resah, gelisah, sedih, takut dan cemas, yang pada gilirannya
tujuan yang diinginkan setan adalah supaya hati kita terpaut pada dunia,
bergantung pada materi dan ujungnya kita rela menghalalkan segala cara untuk
menggapai apa saja yang kita inginkan.
Bukankah karena alasan takut lapar, saudara kita bersedia
menghalalkan segala cara mulai dari membunuh hanya karena persoalan uang
seratus rupiah sampai dengan berani memalsu kwitansi atau menerima komisi tak
sah jutaan rupiah ? Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan, membuat
sebagian saudara kita pergi ke “orang pintar” agar bertahan pada posisinya atau
supaya meningkat ke “kursi yang lebih empuk”? Bukankah karena takut akan
kehabisan harta, sebagian kita jadi enggan mengeluarkan zakat dan sedekah?
Mereka itu sebenarnya adalah korban pemiskinan yang dibuat
oleh setan. Setan telah berhasil mengelabui mereka dengan menghunjamkan rasa
takut dan khawatir di pikiran mereka, sehingga
mereka selalu merasa cemas dan takut dengan masa depan yang hendak dilaluinya. Mereka takut miskin,
takut sengsara dan takut hidup menderita.
Untuk itu Alloh ta’ala mengajarkan bahwa tataplah masa depan
dengan tawakal. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:
“.. dan bertakwalah
kepada Alloh, dan hanya kepada Alloh sajalah orang-orang mu`min itu harus
bertawakal”. (QS. Al-Maidah [5]: 11)
Dan di firman lainnya:
“… dan Barangsiapa yang bertawakal kepada Alloh niscaya
Alloh akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Alloh melaksanakan urusan
yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Alloh telah Mengadakan ketentuan bagi
tiap-tiap sesuatu“. (Qs. At-Tholaq [65]:3)
Tawakal merupakan pekerjaan ruhani atau qolbu. Menurut
al-Qur`an, perintah tawakal ditujukan kepada jiwa atau qolbu manusia.Segala
perintah Alloh diorientasikan kepada jiwa dengan tujuan mendidik, dan
memperbaiki kualitasnya. Jiwa yang semakin berkualitas akan menampilkan
perilaku lahiriah yang semakin berkualitas pula. Tindakan lahir sangat
bergantung pada kerja batin atau jiwanya.
Kata tawakal berasal dari tawakkala-yatawakkalu-tawakkulan,
yakni tawakkul. Sebutan yang benar seharusnya tawakkul, bukannya tawakal. Akan
tetapi, bangsa Indonesia tampaknya lebih familiar dengan kata tawakal. Tempat
kita bertawakal yang diajarkan Islam adalah al-Wakil yaitu Alloh azza wa jalla.
Tidak ada sesuatupun selain Dia yang pantas dijadikan tempat menyandarkan
segala urusan, menyangkut segala aspek kehidupan manusia.
Sikap tawakal membuahkan keberuntungan duniawi dan ukhrowi,
itu pasti. Seseorang yang dicintai Alloh, akan beruntung dunia dan akhirat.
Oleh karena itu, jangan salah mempraktekkan tawakal. Rosululloh sholallohu
alaihi wasallam memberi contoh praktek tawakal, laksana tawakalnya
burung-burung yang berterbangan secara dinamis mencari rezekinya, ke
tempat-tempat yang jauh dari tempat tidurnya.
Sebuah riwayat dari Umar bin Khothob rodhiallohu anhu
menyebutkan secara marfu’,
“Sekiranya kalian bertawakal kepada Alloh dengan
sebenar-benarnya tawakal, niscaya Dia akan melimpahkan rezeki kepada kalian
sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung, yang pergi pada pagi hari
dalam keadaan perut kosong dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.”
(HR. Tirmidzi)
Jadi, orang yang berjiwa tawakal, bukan orang yang serba
menunggu dengan pasif, tetapi berjiwa aktif dan dinamis, seperti aktif dan
dinamisnya burung-burung dalam mencari rezeki. Burung-burung patut dijadikan
contoh yang nyata, dalam hal bertawakal, utamanya dalam usaha mencari rezeki
dari Alloh. Wallohu ta’ala a’lam…
JANGAN TERBURU BURU
mencari cara dan cari tahuRasulullah S.a.w. bersabda: “Gopoh-gapah itu dari amalan
syaitan dan sifat tenang itu adalah dari Allah Taala” Riwayat Abu Ya’la dan
Al-Baihaqi daripada Anas r.a.. Sanadnya hasan
Daripada Sahl Bin Sa’ad RA, Rasulullah S.a.w bersabda : “
Gopoh-gapah itu merupakan sifat syaitan.” Hadith Riwayat Tirmizi
Rasulullah S.a.w bersabda yang bermaksud : “ Sesungguhnya
sesiapa yang memiliki dua sifat, nescaya dikasihi oleh ALLAH iaitu lemah lembut
dan tenang.” Hadith Riwayat Muslim.
Sifat terburu-buru yang tidak elok ialah apabila ianya
mengundang kesusahan dan keburukan kepada diri sendiri dan orang lain. Biasanya
ia disebabkan oleh sifat tidak sabar, emosi, lekas marah, malas, tamak dan
seumpamanya.
Firman Allah S.w.t yang bermaksud, “Manusia telah dijadikan
(bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda
(azab)-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.”
Surah Al Anbiyaa’ : Ayat 37
Walaubagaimana pun, bersikap tenang tidak semestinya
sehingga menjadi terlalu lambat dan lembab dalam membuat sesuatu. Tetapi kadar
pertengahan itu adalah yang terbaik, sesuai dengan hadith nabi yang bermaksud ,
“Sebaik-baik perkara adalah pertengahannya”. Hadith Riwayat AlBaihaqi
Maka untuk mencari ukuran terbaik bagaimana sifat yang harus
kita contohi, sudah tentulah ada pada diri Nabi Muhammad S.a.w. dan para
sahabatnya. Firman Allah S.w.t yang bermaksud , “Sesungguhnya telah ada pada
(diri) Rasulullah itu contoh teladan yang baik bagimu (Iaitu) bagi orang yang
mengharap (rahmat) Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” Surah
Al Ahzaab : Ayat 21
JANGAN DENDAM
mencari cara dan cari tahu
Anda pernah disakiti seseorang dan sulit untuk memaafkannya?
Jangan terlalu lama menyimpan rasa sakit hingga menimbulkan dendam. Menyimpan
rasa dendam kepada seseorang tidak ada manfaatnya. Dendam kepada seseorang
justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, memberikan maaf akan
membuat hati lega dan membuat energi positif dalam diri Anda.
"Kita semua memiliki orang-orang yang tidak kita suka,
apakah berdampak buruk dengan menyimpan perasaan marah pada mereka?" ujar
Psikolog, Seth Meyers. Menurut Meyers, ada beberapa alasan mengapa menyimpan
rasa dendam itu tidak baik bagi kesehatan.
Membuat stres
Sebuah studi menunjukkan, menyimpan rasa dendam dan berpikir
negatif, tidak bagi kesehatan mental. Menyimpan rasa dendam juga dapat
meningkatkan rasa cemas hingga frustasi. Penelitian yang diterbitkan di Jurnal
Psychological Science menemukan bahwa berpikiran negatif bisa memicu stres.
Denyut jantung dan tekanan darah Anda akan lebih tinggi daripada mereka yang
mau memberikan maaf.
Berdampak pada kesehatan fisik
Rasa dendam ternyata tak hanya berdampak buruk bagi pikiran,
melainkan kesehatan fisik. Para peneliti dari Medical College of Georgia
menemukan bahwa orang yang mengaku menyimpan rasa dendam selama bertahun-tahun
berisiko terkena penyakit jantung,
tekanan darah tinggi, nyeri lambung, dan sakit kepala.
Coba untuk memaafkan
Ketika Anda memilih untuk bermusuhan kepada seseorang, coba
tanyalah pada diri anda sendiri, apakah seseorang ini penting bagi kehidupan
Anda. Bicarakan lah terus terang ketika Anda merasa terluka atau sakit hati.
Jangan dipendam terlalu lama di hati. Ini bisa membantu Anda melupakan rasa
sakit yang pernah ada. Anda juga bisa kembali fokus terhadap hal yang lebih
penting di kehidupan Anda.
Memaafkan mungkin sulit untuk Anda. Coba lah untuk melupakan
rasa sakitnya terlebih dahulu. Energi negatif dalam diri Anda akan hilang serta
membuat sehat jiwa dan raga.
MASA LALU
mencari cara dan cari tahu
Punya masa lalu?, Saya yakin semua tentu memiliki masa lalu,
baik itu masa lalu yang indah maupun masa lalu yang tidak mengeenakkan. Baik
itu masa lalu yang akan selalu kita kenang maupun masa lalu yang tidak ingin
kita ingat-ingat lagi.
Apakah itu masa lalunya berkaitan dengan,keluarga, saudara,
sahabat, teman atau mungkin pacar. Dan bisa juga masa lalu itu berkaitan dengan
benda seperti tempat, musik, film, kain, baju ,dan banyak lagi lainnya. Ada
beragam perasaan yang muncul ketika mengingat masa lalu, bisa itu perasaan
senang, perasaan sedih, perasaan sedih dalam bahagia, dan juga perasaan senang
dalam kesedihan. Bingung? ya di renungkan saja sendiri.
Satu hal yang jadi fokus bahasan kita kali ini adalah
tentang penyesalan. Susah move on atau gagal move on istilah anak muda
sekarangnya. Kondisi dimana seseorang merasakan kesedihan, merasakan bersalah
dan juga penyesalan yang mendalam ketika mengingat masa lalunya. Misalnya di
masa lalu dia pernah berbuat kesalahan dengan seseorang yang mana itu berakibat
terputusnya silaturahminya dengan orang tersebut atau mungkin juga dia dimasa
lalu pernah gagal dalam mengerjakan sesuatu sebutlah ujian SNMPTN yang
berakibat gagalnya ia masuk perguruan tinggi yang dicita-citakannya atau banyak
contoh-contoh lainnya. Tergantung kondisi kita masing-masing.
Seandainya dulu tidak begini, seandainya dulu tidak begitu,
seandainya dulu begini, seandainya dulu begitu. Akhirnya yang lahir dari
penyesalan ini adalah pengandain-pengandaian yang itu membuat kita panjang
angan-angan dan ujung-ujungnya juga bisa menyebabkan stress. Inilah hal yang
justru harus kita hindari karena ini sangat berbahaya bagi pribadi sendiri.
Masa lalu biarlah berlalu, semua orang memiliki masa lalu,
baik itu masa lalu yang baik ataupun masa lalu yang jelek. Masa lalu adalah
bagian dari hidup kita, jika masa lalu itu baik maka jadikanlah ia
pembelajaran, jadikanlah ia sebagai motivasi, jadikanlah ia sebagai inspirasi
agar kita menjadi lebih baik lagi kedepannya. Jika sebaliknya masa lalu kita
buruk atau jelek, maka jadikanlah ia sebagai pembelajaran juga, sebagai pedoman
dimasa yang akan datang agar kita tak tergelincir lagi ke masalah yang sama.
Masa lalu biarlah berlalu, tak akan ada gunanya penyesalan,
karena waktu tak bisa diputar mundur kebelakang, karena keadaan tak bisa
dirubah. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah memaafkan diri sendiri
dan juga mengikhlaskannya.InsyaAllah setiap masa lalu, setiap kenangan akan
menjadi hikmah bagi kehidupan kita. So, segera move on, berubah, berbenah dan
selalu menjadi pembelajar menuju arah kebaikan.
Jangan Berburuk Sangka
mencari cara dan cari tahu
Dalam sebuah
hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW
pernah berpesan kepada umat Islam untuk menjauhi prasangka buruk, karena
prasangka buruk termasuk sedusta-dusta perkataan.
Hadits
Riwayat Muttafaq Alaih
عَنْ
اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَاِنَّ الظَّنَّ اَكْذَبُ الْحَدِيث(متفق عليه)
Artinya:
“Dari Abu Hurairah ia berkata telah bersabda Rasululloh.” Jauhkanlah dirikamu
daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta
omongan,(hati)”. (HR. Muttafaq Alaih)
Hadits
Riwayat Bukhori
إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَاِنَّ الظَّنَّ اَكْذَبُ الْحَدِيث ،وَلاَتَحَسَّسُوا وَلآتَجَسَّسُوْا وَلآتَحَاسَدُوا وَلآتَدَابَرُواوَلآتَبَاغَضُوا وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا (رواه البخارى)
Artinya:
“Jauhilah sifat berprasangka karena sifat berprasangka itu adalahsedusta-dusta
pembicaraan. Dan janganlah kamu mencari kesalahan, memata-matai,janganlah kamu
berdengki-dengkian, janganlah kamu belakang-membelakangi danjanganlah kamu
benci-bencian. Dan hendaklah kamu semua wahai hamba-hamba Allahbersaudara.”
(HR. Bukhori)
Penjelasan
hadits diatasadalah sebagai berikut :
Buruk
sangkadi dalam agama Islam disebut suuzan. Kebalikannya adalah Husnuzan artinya
baiksangka. Buruk sangka hukumnya haram, karena akan merusak keharmonisan
rumahtangga, keluarga, maupun keharmonisan kehidupan masyarakat.
Allah
SWTmenyerukan kepada orang-orang yang beriman agar menjauhi prasangka,
karenaprasangka itu termasuk dosa dan kesombongan.
Hadits
tersebutmemberi peringatan dan pelajaran kepada kita semua banyak terjadi
persengketaandalam bermasyarakat karena sikap buruk sangka. Kadang-kadang
masalah kecil bisamenjadi besar sehingga timbul rasa dengki dan dendam yang
berkepanjangan. Oleh sebabitu, setiap orang yang ingin mendapat ridha Allah
hendaklah selalu berprasangkabaik (husnuzon).
Secara
individual prasangka buruk dapat menyebabkan tumbuhnya sikap negatif, rasa
curiga, dan ketidak-nyamanan dalam diri sendiri. Orang yang berprasangka buruk
dan curiga terhadap orang lain setiap saat akan merasa tidak aman, merasa
terancam oleh sesuatu yang sebenarnya hanya ada dalam angan-angan.
Dia merasa
terancam oleh bahaya yang sebenarnya tidak ada. Disamping hilangnya kenyamaan
dan keamanan, prasangka buruk akan menghancurkan rasa percaya kepada diri
sendiri. Artinya secara individu prasangka buruk dapat menyebabkan hilangnya
ketenteraman bathin, dan bila tidak segera diatasi dapat menyebabkan tumbuhnya
kepribadian yang buruk pada seseorang.
Seorang
suami yang berburuk sangka kepada istrinya akan selalu berusaha membuktikan
prasangka buruknya dengan jalan mengawasi istrinya selama 24 jam dalam sehari.
Istri yang selalu dicurigai akan merasa serba salah dan kehilangan kenyamanan
hidupnya. Prasangka buruk yang berlebihan juga akan menyebabkan suami salah
memberikan penilaian terhadap sikap dan tindakan istri. Kesalahan kecil bisa
nampak besar, sehingga membahayakan keutuhan rumah tangga mereka. Begitu pula
sebaliknya bila istri berprasangka buruk kepada suaminya.
Disamping
itu secara sosial prasangka buruk akan menyebabkan ketidak-nyamanan dalam
pergaulan, merenggangkan hubungan persahabatan, hilangnya rasa saling percaya,
dan tumbuhnya rasa saling curiga. Padahal hilangnya rasa saling percaya dan
berganti dengan saling curiga dapat berakibat hancurnya rasa kebersamaan.
Artinya
solidaritas sosial yang dibangun atas dasar kebersamaan dalam kekeluargaan akan
hancur bila individu-individu penyusunnya digerogoti oleh virus buruk sangka.
Dalam mengatur ummat, mengatur masyarakat, atau mengatur negara seorang
pemimpin memerlukan mandat dari ummat atau rakyat. Mandat itu diberikan atas
dasar rasa saling percaya, bukan rasa saling curiga.
Seorang
presiden sebagus apapun akhlaqnya dan sehebat apapun akalnya tidak akan bisa bekerja
dengan maksimal bila selalu direcoki oleh prasangka buruk berbagai pihak. Oleh
lawan politik atau kelompok destruktif prasangka buruk itu dimanfaatkan sebagai
amunisi untuk menembaknya jatuh dari kekuasaan. Bahkan dua negara bertetangga
bisa terlibat perang, bila hubungan antara pemimpin kedua negara tersebut
dikotori oleh prasangka buruk.
Saudaraku,
sesama umat Islam, sesama harakah Islam yang sama-sama ingin meninggikan
kalimat Allah hendaknya kita meninggalkan prasangka buruk, karena prasangka buruk
berpotensi meruntuhkan ukhuwah islamiyah yang menyebabkan hilangnya kekuatan.
Artinya
prasangka buruk dapat menjadi sebab pudarnya ukhuwwah islamiyyah. Dan runtuhnya
kekuatan umat Islam, bukan karena faktor dari luar, tetapi justru dari dalam
umat islam sendiri. Kalau sudah demikian maka yang beruntung adalah musuh-musuh
Islam.
Betapa
besarnya potensi negatif prasangka buruk terhadap kehidupan manusia baik secara
individual maupun sosial, maka wajar kalau Allah memerintahkan ummat Islam
untuk menjauhi prasangka buruk.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
Firman
Allah, ” WAHai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka
(kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah
mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.
Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah
mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. …”. [QS
Al-Hujuraat : 12].
Tentu saja
yang dimaksud sebagian prasangka yang bernilai dosa itu adalah prasangka buruk.
Marilah kita tinggalkan prasangka buruk dan tumbuhkan prasangka baik untuk
membangun kembali ukhuwwah islamiyah demi kejayaan Islam dengan pertolongan
Allah.
Subscribe to:
Comments (Atom)
Featured Post
senyuman adalah awal dari kasih sayang, maka tersenyumlah!
Senyum Awal Dari Kasih Sayang Sejatinya senyum adalah jendela hati. Dari senyuman kita bisa mengetahui suasana dan isi hati seseorang. ...
Wikipedia
Search results












