Friday, May 26, 2017

mahesa sura sanggar (Festifal Kesenian 2017) part3



mencari cara dan cari tahu

mahesa sura sanggar (Festifal Kesenian 2017) part2



mencari cara dan cari tahu

Monday, September 5, 2016

MAWAS DIRI

mencari cara dan cari tah
Seringkali, kita sibuk untuk mengubah orang lain dan dunia di sekitar kita, supaya sesuai dengan keinginan kita. Namun, kerap kali pula, kita gagal. Lalu, kita pun kecewa, bersedih dan bahkan marah. Bagaimanapun diusahakan, dunia di luar kita, termasuk orang-orang di sekitar kita, tidak akan pernah sejalan dengan keinginan kita.

Inilah akar dari segala penderitaan di dunia, yakni ketika kita memaksa dunia luar sejalan dengan keinginan kita, lalu gagal. Jika seperti itu, kita patut mengajukan pertanyaan sederhana berikut. Apakah keinginan yang ada di dalam diri kita itu baik untuk diwujudkan? Jangan-jangan, keinginan kita itulah yang salah, sehingga ia tidak akan pernah menjadi kenyataan?

Mawas Diri

Dengan dua pertanyaan ini, kita lalu bisa melakukan refleksi diri. Dan refleksi diri adalah inti utama dari mawas diri. Mawas diri berarti kita mengawasi diri kita sendiri, terutama emosi dan pikiran-pikiran yang muncul di dalam diri. Ketika kita marah, sedih, cemas, ataupun gembira, kita lalu mengawasi perasaan-perasaan tersebut sebagai sesuatu yang sementara, bahkan ilusi.

Emosi dan perasaan adalah hasil dari pengalaman-pengalaman hidup kita sebelumnya. Kita belajar dan kemudian dikondisikan untuk merasa marah, ketika dihina. Kita belajar dan kemudian dikondisikan untuk merasa senang, ketika menang undian. Emosi maupun perasaan kita adalah bentukan sosial yang sifatnya semu dan bahkan menipu.

Pikiran pun adalah hasil dari bentukan masa lalu kita. Kita berpikir dengan pola tertentu, sebagaimana yang kita pelajari dan lakukan di masa lalu. Ketika keadaan tidak sesuai keinginan, kita lalu dibentuk dan dikondisikan untuk berpikir, bahwa ini adalah masalah. Pikiran dan emosi menciptakan ketegangan di dalam diri manusia yang merupakan sumber dari segala penderitaan batin manusia.

Kejernihan Batin

Ketika pikiran dan emosi kita sadari dan awasi sebagai sebentuk ilusi yang semu dan menipu, kita lalu masuk ke dalam ketenangan batin. Jadi, hasil dari sikap mawas diri adalah hancurnya semua ilusi dan pengkondisian dari masa lalu kita. Ketika emosi dan pikiran hancur, maka kita masuk ke “titik nol” kehidupan, yakni kebahagiaan batin. Di dalam kebahagiaan batin itu, kita merasa bebas dan damai, sehingga mampu melihat segala sesuatu dalam kejernihan.

Kejernihan di dalam melihat dunia akan melahirkan sikap-sikap yang tepat. Kita tidak lagi bereaksi secara keras terhadap berbagai tantangan dunia. Kita lalu menanggapi semuanya dengan sikap dan analisis yang tepat, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan yang ada. Kejernihan yang lahir dari kebebasan serta kedamaian batin inilah yang menjadi inti utama dari kebijaksanaan.

Di dalam kejernihan batin ini, kita lalu tidak lagi sibuk ngotot mengubah orang lain atau dunia, supaya sejalan dengan keinginan kita. Kita lalu menerima apa yang terjadi, lalu berusaha melakukan perbaikan, sesuai dengan kebutuhan dan keadaan yang nyata. Kita tidak lagi sibuk dengan prinsip-prinsip di kepala kita, yang kerap kali dibarengi dengan emosi keras dan membuat batin gelisah. Kita lalu sibuk untuk mengawasi diri kita sendiri, termasuk semua emosi, perasaan dan pikiran yang lewat di dalamnya sebagai sebentuk pengkondisian yang sifatnya semu dan menipu.

Perjalanan mawas diri menuju kejernihan batin dan kebijaksanaan hidup ini tentu harus dilalui. Ada yang bisa langsung memahami dan menerapkannya dalam kehidupan. Ada yang perlu waktu lama untuk memahaminya terlebih dahulu. Tidak ada rumus universal untuk hal ini.

Di dalam proses, tentu ada keberhasilan dan kegagalan. Kerap kali, kita lalu kembali terjebak di dalam emosi dan pikiran kita yang lahir dari pengalaman masa lalu dan pengkondisian kita. Kita pun kembali mengalami konflik batin, dan lalu gelisah. Namun, semua ketegangan batin itu haruslah tetap diawasi dan disadari sebagai ilusi. Kita tidak boleh hanyut ke dalamnya.

Di dalam Filsafat

Pemahaman tentang mawas diri ini tertanam begitu dalam di dalam sejarah manusia. Di dalam Filsafat Jawa, kita menemukan konsep ini di dalam pemikiran Ki Ageng Suryamentaram, pemikir Jawa di awal abad 20. Diri manusia yang terkondisikan oleh pengalaman masa lalunya akan bertindak jahat dan sewenang-wenang. Inilah yang disebutnya sebagai kramadangsa.

Kramadangsa ini sifatnya egois. Ia hanya memikirkan kepentingannya sendiri. Jika keinginannya tak tercapai, ia lalu marah, sedih, cemas atau justru merusak. Setiap orang, menurut Suryamentaram, memiliki kramadangsa di dalam dirinya. Kramadangsa ini harus terus diawasi, supaya ia tidak menguasai pikiran kita.

Di dalam filsafat Jerman, konsep mawas diri dikenal dengan konsep kesadaran diri (Selbstbewusstsein). Tradisi Idealisme Jerman yang berkembang pada abad 17 dan 18 di Eropa menjadikan konsep ini sebagai inti utamanya. Immanuel Kant menyebutnya sebagai kesadaran diri transendental (transzendentales Selbstbewusstsein), Fichte menyebutnya sebagai kesadaran diri murni (reines Selbstbewusstsein), dan Hegel menyebutnya sebagai kesadaran diri absolut (absolutes Selbstbewusstsein). Mereka berpusat pada metafisika dan epistemologi, tidak pada etika.

Dengan ketiga konsep ini, filsafat Idealisme Jerman ingin menegaskan, bahwa manusia bisa mengamati dirinya sendiri. “Aku murni” berbeda dengan “aku empiris”. Kesadaran diri terletak di dalam “aku murni” yang mampu mengamati “aku empiris”. Ini semua terjadi di dalam batin manusia. Kesadaran diri adalah sikap mawas diri.

Filsafat Timur juga memiliki tradisi panjang tentang sikap mawas diri ini. Di dalam tradisi Buddhisme, sikap mawas diri dilakukan dalam bentuk meditasi. Dalam arti ini, meditasi adalah saat, dimana manusia menyadari keterkondisian dirinya di dalam dunia ini, sebagai akibat dari pengalaman masa lalunya. Menjadi Buddha berarti menjadi orang yang tercerahkan, yakni orang yang telah berhasilkan menghancurkan secara total segala keterkondisiannya sebagai manusia, lalu mencapai kedamaian, kebebasan serta pencerahan batin sepenuhnya.

Di Berbagai Bidang

Sikap mawas diri haruslah menjadi budaya di Indonesia. Hanya dengan begitu, kita bisa hidup sebagai bangsa yang adil, makmur dan damai. Para politisi dan pemimpin bangsa lainnya tidak boleh hanya ngotot mengubah keadaan sesuai dengan pikiran mereka, tetapi juga perlu untuk mengawasi dirinya masing-masing. Jika tidak, mereka akan terjebak pada sikap rakus harta, korup, menipu, manipulatif dan sombong. Negara yang dipimpin oleh orang-orang seperti itu akan hancur dari dalam dirinya sendiri.

Di dalam bidang pendidikan, sikap mawas diri haruslah diajarkan kepada semua murid sekolah. Namun, guru-gurunya terlebih dahulu harus diajak untuk melatih diri dalam budaya mawas diri ini. Para guru dan murid diajak untuk melihat dan menyadari dirinya sendiri, terutama emosi, perasaan dan pikiran yang berkecamuk di dalam dirinya masing-masing. Semuanya itu harus diawasi dan dilihat sebagai sesuatu yang semu, menipu dan menciptakan ketegangan batin.

Namun, pendidikan sekarang ini terjadi tidak hanya di dalam sekolah, tetapi juga di dalam masyarakat, terutama melalui media, seperti musik dan film. Kita sering melihat film dengan artis yang menunjukkan emosinya, ketika menanggapi suatu keadaan. Ini contoh salah yang harus ditanggapi secara kritis. Menanggapi keadaan tidak boleh dengan emosi, seperti menangis atau marah, seperti yang ditunjukkan dengan aktingnya yang brilian dari para artis, melainkan dengan ketenangan batin dan kejernihan pikiran.

Lagu-lagu juga seringkali membingungkan kita. Lagu-lagu cinta dan lagu-lagu galau mengumbar emosi, dan melihatnya sebagai sesuatu yang nyata. Padahal, cinta bukanlah emosi, melainkan kedamaian dan kejernihan batin dalam melihat keadaan. Lagu-lagu semacam ini membuat kita semakin dalam terjebak dalam pengkondisian, dan akhirnya hidup di dalam ketegangan batin, tanpa henti.

Budaya mawas diri juga harus dikembangkan di dalam dunia bisnis. Para pelaku bisnis harus terus berusaha mengawasi dirinya sendiri, terutama emosi dan pikiran-pikirannya yang kerap kali hanya bertujuan untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi. Untuk mencapai tujuan itu, tanpa sikap mawas diri, mereka lalu menyuap pegawai pemerintahan, merusak politik dan ikut menghancurkan lingkungan. Semua sikap jelek itu lahir dari diri yang tidak disadari, yakni diri yang terkondisikan oleh pengalaman masa lalu dan nafsu akan uang.

Di dalam bidang kesehatan, sikap mawas diri juga amatlah penting. Banyak orang terjebak dalam kekecewaan mendalam, kesedihan besar, depresi, stress dan berbagai masalah kejiwaan lainnya. Ini semua terjadi, karena mereka terjebak di dalam pengkondisian dari pengalaman masa lalunya. Mereka lalu melihat dunia tidak dengan kejernihan, tetapi dengan pengkondisian.

Akibatnya, mereka hidup terus dalam tegangan batin. Masa lalu yang menyakitkan berkembang menjadi trauma masa kini yang terus menyiksa batin. Trauma adalah pengkondisian. Depresi adalah pengkondisian. Semua itu akan lenyap, ketika orang mengawasinya dan menyadarinya sebagai ilusi yang dibangun dari pengkondisian dan pengalaman masa lalu.

Konsep mawas diri juga membantu orang di dalam menghadapi sakit fisik. Sakit fisik akan jauh lebih ringan dan bisa disembuhkan, jika tidak dibarengi dengan stress dan depresi, seperti yang biasanya terjadi pada pasien penyakit akut. Konsep mawas diri dapat membantu meringankan beban batin, ketika sakit fisik melanda. Ini amat membantu proses penyembuhan.

Orang beragama dan beriman juga harus memiliki sikap mawas diri. Dengan sikap mawas diri, orang tidak secara buta menerapkan ajaran agamanya, tanpa melihat keadaan sekitar. Ia juga tidak akan jatuh pada fundamentalisme dan fanatisme yang menjadi akar dari berbagai kekerasan. Justru ketika orang mencapai kesadaran diri dan sikap mawas diri sepenuhnya, ia semakin dekat dengan Tuhannya, dan menjadi semakin penuh cinta terhadap sesamanya.

Budaya Mawas Diri

Jika ingin mewujudkan masyarakat yang damai, adil dan makmur, setiap warga negara Indonesia harus menerapkan sikap mawas diri di dalam kehidupan sehari-harinya. Sikap ini harus berkembang menjadi budaya yang dilakukan secara bersama-sama sebagai bagian dari revolusi mental. Tidak hanya di Indonesia, seluruh bangsa di dunia ini pun harus menerapkan sikap mawas diri dalam berbagai kebijakannya. Jika budaya mawas diri menjadi budaya global, maka perdamaian dan kemakmuran dunia akan terwujud sepenuhnya.

Orang yang mawas diri itu seperti supir. Ia bisa berbicara dengan penumpangnya, bercanda atau berdiskusi dengan mereka. Ia bisa menyanyi, sambil mendengarkan radio. Namun, perhatiannya tetap di jalan. Ia mengawasi seluruh proses berkendara. Ia tetap awas, walaupun sambil melakukan hal-hal lainnya.


Orang yang mawas diri juga bisa terus bekerja secara aktif. Ia bisa terlibat di dalam berbagai kegiatan. Ia bisa punya pacar, atau berkeluarga. Namun, di dalam kesibukannya, ia tetap mengawasi dirinya sendiri, terutama emosi dan pikiran-pikirannya sebagai sesuatu yang ilusif dan menipu. Dengan cara ini, ia bisa mencapai kejernihan, kedamaian, kebebasan dan pencerahan batin. Segala kesibukannya akan memiliki kemungkinan besar untuk berhasil.


sumber : https://rumahfilsafat.com

Wednesday, August 10, 2016

Manfaat Masker dari kentang atau mentimun

mencari cara dan cari tahu

Manfaat  Masker dari kentang atau mentimun

Bahan – bahan alami lebih dianjurkan bagi para penderita jerawat agar wajah selalu bersih, segar alami, dan juga terbebas dari paparan – paparan kimia. Untuk itu, artikel kali ini akan membahas khasiat timun dan kentang yang sangat ampuh untuk menghilangkan jerawat dan mengusir jerawat. Selain murah, bahan – bahan ini juga mudah didapat. Dan juga bahan – bahan ini tidak akan punya efek samping sepeti panas, gatal, atau yang lain seperti pemakaian obat – obatan atau krim – krim buatan pabrik.
Timun rupanya mengandung vitamin E yang bagus untuk perkembangan kulit. Timun yang diaplikasikan setiap hari akan membantu kulit beregenerasi dengan cepat dan juga membersihkan wajah dari paparan radiasi dari jalanan. Timun sudah dipakai di banyak produk – produk buatan pabrik seperti masker, cleanser, penyegar, pelembab, atau serum untuk wajah. Namun apabila kita bisa mengambil langsung manfaat timun tanpa campuran bahan – bahan kimia dari pabrik, mengapa tidak? Selain untuk sebagai penyegar wajah, timun juga sangat bermanfaat menjadi bahan alami untuk menghilangkan jerawat dan membasmi jerawat. Sangat ampuh sehingga turun temurun dipercaya sebagai bahan alami dalam perawatan kulit.

Selain timun, kentang juga memiliki kandungan vitamin E dan lemak baik yang bagus untuk kulit, terutama wajah. Vitamin E nya membantu menyehatkan kulit dan membersihkan kulit, baik dari debu, radiasi, maupun jerawat. Kentang juga dinobatkan sebagai salah satu bahan alami yang canggih menghilangkan jerawat dan membasmi jerawat. Bahkan kentang yang hanya diusap – usapkan di wajah pun sudah bisa membuat wajah bersih dan segar. Kentang mempunyai khasiat, selain vitamin E, juga pembersih minyak berlebih yang bisa secara langsung menyerap kotoran dan minyak berlebih penyebab jerawat. Untuk itu, tidak ada salahnya menggunakan kentang sebagai salah satu bahan untuk menghilangkan jerawat, bahkan ini termasuk pilihan yang tepat selain timun.

Beberapa hal kecil yang harus diingat adalah kita wajib memncuci wajah dengan air hangat sebelum pengaplikasian masker. Hal ini bertujuan agar pori – pori wajah terbuka sehingga kandungan air dan vitamin dari timun dan kentang bisa meresap dengan baik dan bisa semakin cepat menghilangkan jerawat. Setelah pengaplikasian selesai, jangan lupa basuh muka dengan air dingin, agar pori – pori menutup kembali. Usahakan agar jangan terlalu keras menggosok muka ketika pengaplikasian, karena bisa memperparah jerawat.

Lembutkan timun dengan parutan atau blender. Setelah itu aplikasikan ke wajah dan tunggu selama 30 menit. Setelah itu, basuh muka dan keringkan dengan perlahan. Lakukan setiap hari bila perlu agar jerawat cepat mengering dan sembuh. Masker ini sangat ampuh untuk menghilangkan jerawat. Akan lebih baik jika pengaplikasian ini dilakukan ketika anda sedang rileks, misalnya pada sore hari. Hal ini pun berpengaruh terhadap kondisi wajah anda.

Cara yang sama pada pengaplikasian timun bisa diterapkan pada masker ini. Aplikasikan kentang yang sudah lembut ke wajah dan tunggu 30 menit. Lakukan setiap hari maka masker ini akan menampakkan hasilnya sebagai masker untuk menghilangkan jerawat. Selain itu wajah akan lebih cerah dan terbebas dari kusam dan capek. Wajah akan lebih terasa segar seperti sehabis cuci muka.

Menghilangkan jerawat dengan masker timun dan kentang

Campurkan kedua bahan yang sudah lembut ini ke wajah untuk menghilangkan jerawat dan juga bekas jerawatnya. Lakukan dua hari sekali untuk mendapatkan hasil terbaik. Untuk jerawat yang sudah parah dan banyak, bisa dilakukan setiap hari agar khasiatnya lebih cepat dinikmati.

Manfaat Kentang
Pembahasan yang pertama adalah mengenai manfaat dari kentang. Tentunya kentang tidak hanya bermanfaat bagi wajah kita,kentang juga memiliki banyak manfaat lain untuk kehidupan kita. Berikut adalah beberapa manfaat dari kentang:

• Mengatasi Stres

untuk menghilangkan stres di pikiran kita dibutuhkan suatu pembaharuan sel yang dapat dibantu dengan Vitamin B6 yang terdapat pada kentang. Selain itu kentang dapat membantu menghasilkan hormon adrenaline yang dapat membuat pikiran kita menjadi tenang kembali.

• Memerangi penyakit

Kentang mengandung banyak serat yang dapat membuat sistem pencernaan kita menjadi lancar dan dapat mengurangi resiko kanker pada tubuh kita.

• Mengatasi batu ginjal

salah satu makanan yang dapat mengatasi batu ginjal adalah kentang karena kentang mengandung banyak kadar zat besi dan kalsium tinggi.

Manfaat Masker Kentang untuk Wajah
Manfaat masker kentang tidaklah sedikit, ada cukup banyak manfaat yang dihasilkan masker kentang tersebut khususnya untuk bagian wajah. Berikut merupakan manfaatnya:

• Dapat digunakan untuk memutihkan wajah
• Dapat mengatasi kulit kering
• Dapat menghilangkan keriput dan kerutan
• Untuk menghilangkan flek hitam ataupun bekas jerawat
• Dapat mengangkat & membasmi racun


Yuk mulai untuk melakukan masker kentang karena banyak sekali manfaat yang dapat dihasilkan. Karena tak hanya mudah didapatkan akan tetapi dengan harga kentang yang terjangkau sehingga kita tak perlu keluar banyak uang untuk melakukan perawatan kecantikan kita bukan? Selamat mencoba!

Monday, August 8, 2016

HUT RI KE 71

mencari cara dan cari tahu


 artikael ini saya tulis debgan perasaan bangga dan cinta saya kepada indonesia dan kekayaan budayanya


 HUT RI KE 71 
"sebagai warga negra yang baik tentu kita harus punya kesadaran diri untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita denga cara mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal yang baik"

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1746113712269788&set=t.100000924486634&type=3&size=2048%2C1360

kalimat pak guru saya diatas masih sangat terngiang di benak saya dan sampai sekarang setiap kali ingt dengan kalimat itu sontak dalam pikiran saya bertanya "apa yang bisa saya lakuka untuk negri yang indah ini?"

banyak hal yang bisa kita laukan untuk mengisi kemerdekaan seperti yang di maksud pak guru saya waktu SD dulu.
hal sederhana sebagai pembuktian bahwa kita sudah melakukan hal baik untuk bangsa ini adalah mengadakan kegiatan untuk memperingati HUT RI, misal, mengadakan perlombaan panjat pinang , balap karung, sepak bola , volly dan masih banyak lagi kegiatan yang bertujua untuk menjalin kerukunan antar warga, di kampung saya (perdusunana) di sebuah dusun di Mojokerto punya tradisi yang lumayan unik untuk merayakan HUT RI, unik karena kegiatan ini sangat jarang di mojokerto yaitu pensi, "pensi kan dimana mana ada, drama musik parade band", tapi pensi yang di lakukan remaja di kampung saya adalah pensi yng sangat jarag di lakukan oleh kebanyakan remaja masa kini yaitu para pemudanya bermain ludruk menampilakan crita rakyat yang dikemas dalam kesenian ludruk yang hapir tersaingi dengan kisah TITANIC, HARRY POTER,dan SI BOY yang lagi heboh

tradisi remaja untuk memperingati HUT RI seperti ini sudah ada pada zaman bapak saya dulu yang sekarang usia beliau sudah hampir 65 tahun, banyak crita yang suda dilakonkan oleh pemuda kampung saya diantaranya 
untung suro pati, joko berek atau sawunggaling, prabu jayeng rono dan masih banyak lagi,,
bagi kalian yang ingin mengadakn kegiatan agustusan seperti dikampung saya pilihlan ceritra yang yang sudah melekat dihati rakyat seperti bawang merah bawang putih, ande ande lumut, atau ramayana
berikut contoh kisah percintaan RAMAYANA







     Secara singkat kisah Ramayana diawali dengan adanya seseorang bernama Rama, yaitu putra mahkota Prabu Dasarata di Kosala dengan ibukotanya Ayodya. Tiga saudara tirinya bernama Barata, Laksmana dan Satrukna. Rama lahir dari isteri pertama Dasarata bernama Kausala, Barata dari isteri keduanya bernama Kaikeyi serta Laksmana dan Satrukna dari isterinya ketiga bernama Sumitra. Mereka hidup rukun.

            Sejak remaja, Rama dan Laksmana berguru kepada Wismamitra sehingga menjadi pemuda tangguh. Rama kemudian mengikuti sayembara di Matila ibukota negara Wideha. Berkat keberhasilannya menarik busur pusaka milik Prabu Janaka, ia dihadiahi putri sulungnya bernama Shinta, sedangkan Laksmana dinikahkan dengan Urmila, adik Shinta.

            Setelah Dasarata tua, Rama yang direncanakan untuk menggantikannya menjadi raja, gagal setelah Kaikeyi mengingatkan janji Dasarata bahwa yang berhak atas tahta adalah Barata dan Rama harus dibuang selama 15 (lima belas) tahun. Atas dasar janji itulah dengan lapang dada Rama pergi mengembara ke hutan Dandaka, meskipun dihalangi ibunya maupun Barata sendiri. Kepergiannya itu diikuti oleh Shinta dan Laksmana.



            Namun kepergian Rama membuat Dasarata sedih dan akhirnya meninggal. Untuk mengisi kekosongan singgasana, para petinggi kerajaan sepakat mengangkat Barata sebagai raja. Tapi ia menolak, karena menganggap bahwa tahta itu milik Rama, sang kakak. Untuk itu Barata disertai parajurit dan punggawanya, menjemput Rama di hutan. Saat ketemu kakaknya, Barata sambil menangis menuturkan perihal kematian Dasarata dan menyesalkan kehendak ibunya, untuk itu ia dan para punggawanya meminta agar Rama kembali ke Ayodya dan naik tahta. Tetapi Rama menolak serta tetap melaksanakan titah ayahandanya dan tidak menyalahkan sang ibu tiri, Kaikeyi, sekaligus membujuk Barata agar bersedia naik tahta. Setelah menerima sepatu dari Rama, Barata kembali ke kerajaan dan berjanji akan menjalankan pemerintahan sebagai wakil kakaknya

            Banyak cobaan yang dihadapi Rama dan Laksmana, dalam pengembaraannya di hutan. Mereka harus menghadapi para raksasa yang meresahkan masyarakat disekitar hutan Kandaka itu. Musuh yang menjengkelkan adalah Surpanaka, raksesi yang menginginkan Rama dan Laksmana menjadi suaminya. Akibatnya, hidung dan telinga Surpanaka dibabat hingga putus oleh Laksmana. Dengan menahan sakit dan malu, Surpanaka mengadu kepada kakaknya, yaitu Rahwana yang menjadi raja raksasa di Alengka, sambil membujuk agar Rahwana merebut Shinta dari tangan Rama.
Di Pasewahan Ngalengka, yang merupakan kerajaan Rahwana, terdapat Kumbakarna, Indrajid, Patih Prahasta, dan Sarpanaka. Sarpanaka memberitahu Rahwana bahwa ada seorang putri cantik. Rahwana pun segera mencari putri tersebut. Dan ternyata putri tersebut adalah Putri Kalamarica yang dapat berubah wujud menjadi apa saja, termasuk berubah menjadi cakil.

Di hutan Dandaka, Rama, Shinta, dan Laksmana (adik Rama), sedang berburu. Mengetahui akan hal ini, Rahwana dan Kalamarica ikut masuk hutan dan mengintai serta menggoda Shinta. Kalamarica berubah wujud menjadi Kijang Mas yang berusaha menggoda Shinta. Dan saat Shinta melihat kijang mas tersebut ia langsung meminta Rama untuk segera menangkapnya. Akan tetapi kijang tersebut justru lari kedalam hutan, dan Shinta meminta Rama untuk mengejarnya. Rama pun mengejar kijang tersebut. Dan Laksmana tetap bersama Shinta. Namun Shinta justru marah Karena Laksmana tidak ikut mengejar kijang bersama Rama kedalam hutan. Akhirnya Laksmana pun menuruti keinginan Shinta agar mengejar Rama kedalam hutan. Khawatir akan keselamatan Shinta, Leksmana pun membuat lingkaran magis bagi Shinta agar Shinta terhindar dari marabahaya.

            Beberapa saat kemudian Rahwana datang mencoba mendekati Shinta dan mencoba untuk menembus lingkaran tersebut. Sayangnya Rahwana pun tak mampu menembus lingkaran tersebut. Akhirnya Rahwana mengubah wujudnya menjadi Brahmana tua, agar bias menarik perhatian Shinta dengan meminta sedekah. Ia pun beraksi mendekati Shinta dan meminta sedekah, karena rasa iba, akhirnya Shinta memberikan sedekah. Saat Shinta sedang memberikan sedekah, ia ditarik keluar lingkaran dan dibawa terbang oleh Rahwana.

Sementara itu, Rama dan Laksmana terus mengejar kijang mas. Dan saat kijang mas tersebut dipanah ia berubah wujud menjadi Cakil. Saat Shinta dibawa terbang oleh Rahwana, muncullah burung Jathayu yang akan menolong Shinta. Dan terjadilah peperangan antara burung Jathayu dan Rahwana. Sampai akhirnya burung  Jathayu kalah dan ia kehilangan kedua sayapnya. Lalu Rahwana pun pergi membawa Shinta.



Beberapa saat kemudian, Rama dan Laksmana muncul dan bertemu dengan burung Jathayu yang terluka. Jathayu pun menceritakan apa yang terjadi kepada Rama, bahwa Shinta diculik oleh Rahwana. Setelah ia menceritakan semuanya kepada Rama, ia pun mati. Mengetahui bahwa Shinta diculik Rahwana, Rama dan Laksmana pun bersemedi untuk mendapatkan petunjuk bagaimana cara  menyelamatkan Shinta. Kemudian Rama bertemu Anoman (seekor lutung putih) yang akan membantu Rama untuk menyelamatkan Shinta. Dan Rama pun diajak untuk singgah ke goa Kiskenda, tempat dimana Anoman tinggal.

Sementara itu di gua Kiskenda, terdapat banyak teman Anoman. Diantara mereka adalah Subali dan Sugriwa, kakak beradik yang sama-sama sakti. Mereka sama-sama kasmaran kepada Dewi Widowati. Akhirnya mereka pun bertengkar untuk mendapatkan dewi Widowati. Saat mereka sedang bertengkar, datanglah Rama dan Anoman. Melihat pertengkaran tersebut, Anoman berusaha melerai Subali dan Sugriwa. Namun karena tidak berhasil melerai mereka, akhirnya Anoman meminta Rama untuk memanah salah satu diantara mereka. Dan ternyata Subali yang terkena panah tersebut, dan akhirnya ia pun mati. Sugriwa yang masih hidup mengutarakan niatnya kepada Rama, bahwa ia akan ikut membantu Rama menyelamatkan Shinta.



Anoman pun memulai aksinya untuk menyelamatkan Shinta. Ia meminta sehelai rambut Rama, yang akan diberikan kepada Shinta,  sebagai buki bahwa ia benar-benar utusan Rama yang akan menyelamatkan Shinta.



Ditengah perjalanan di angkasa menuju Alengka, Anoman kehilangan arah. Anoman sudah berada diatas lautan Hindia. Laut luas membiru. Anoman terkejut merasa ada kekuatan besar yang menyedot tubuhnya, Tiba-tiba saja tubuh Anoman tertarik kebawah dan masuk dalam perut raksasa.Raksasa itu Wil Kataksini, yang bertugas menjaga lautan Alengka. Tubuh Anoman tidak berdaya dan berusaha keluar dari mulut raksasa Wil Kataksini.

Anoman dengan sekuat tenaga menendang-nendang dan mencakar-cakar dalam perut Wil Kataksini. Kataksini merasa dalam perutnya perih dan geli. Anoman yang ada dalam perut itu di muntahkan kembali keluar mulutnya. Setelah itu tubuh Wil Kataksini menjadi limbung, dan roboh, Wil Kataksini tewas.

Sementara itu tubuh Anoman bagaikan dibanting, Anoman jatuh terpelanting di daerah pegunungan. Anoman memperkira kan daerah Suwelagiri, sangat cocok untuk menghimpun pasukan dan menyusun pertahanan Prabu Rama dalam penyerangan ke istana Alengka atau tempat unntuk memata-matai Prajurit Alengka.

Anoman sudah tidak bisa terbang lagi. Ia melanjutkan perjalanan lewat daratan dengan tertatih-tatih. Setelah berjalan begitu lama, Anoman tidak kuat lagi. Ia jatuh pingsan. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong, segera keluar dari kancing gelung Anoman. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong membawa Anoman ketempat berlindung.





Kelihatannya Anoman terpedaya dengan kecantikan dewi Sayempraba. Anoman dan para punakawan dijamu dengan makanan yang lezat dan minuman yang menyegarkan. Anoman dan para punakawan makan dengan lahapnya.Anoman memang lapar. Sudah lama ia pingsan jadi sudah beberapa hari tidak makan. Selesai makan minum, Anoman berpamitan mau melanjutkan perjalanan menuju Alengka. Dewi Sayempraba menghalangi Anoman, agar tidak meninggalkan Goa Windu. Sayempraba menghendaki agar Anoman bersedia memperistrinya. Anoman menolak ajakan dewi Sayempraba. Kemudian Anoman segera mengajak para punakawan meninggalkan istana Sayempraba.

Sepeninggal Anoman, Dewi Sayempraba gundah gulana. Ia kecewa Anoman tidak menanggapi cintanya. Padahal Dewi Sayempraba sangat mencintainya. Namun Dewi Sayempraba percaya, kalau Anoman akan kembali ke Goa Windu pada suatu saat.

Setelah beberapa lama berjalan meninggalkn goa. Tiba-tiba kedua mata Anoman seakan akan melihat seberkas cahaya yang sangat menyilaukan. Kemudian pandangan menjadi gelap, Anoman menjadi buta Anoman menjadi sedih, Ia merasa gagal melak sanakan tugas dari Prabu Rama. Para panakawan memapah Anoman dan mencarikan orang yang dapat mengobati sakitnya.

Anoman kelihatannya masih beruntung, agaknya tangisannya didengar oleh seekor burung garuda, yang bernama Sempati. Sempati mencoba mengobati Anoman. Sebelumnya Burung Sempati memohon dewa agar dapat menyembuhkan mata Anoman. Sempati mengobati kedua mata Anoman dengan meneteskan air liur dari paruhnya. Permohonan burung Sempati kepada dewa, agaknya dikabulkan Dewa, Anoman sembuh. Anoman sudah tidak buta lagi.




Di Taman Argasoka, di kerajaan Ngalengka, Shinta ditemani oleh Trijata, adik dari Rahwana. Saat itu Rahwana mencoba membujuk Shinta agar mau diperistri olehnya.  Namun Shinta menolaknya. Dan disaat Shinta sedang sendirian, anoman memasuki taman Argasoka untuk menemui Shinta dan memberikan rambut Rama kepada Shinta sebagai bukti bahwa ia adalah benar-benar utusan Rama untuk menyelamatkan Shinta. Akan tetapi saat Indrajid, anak dari Rahwana mengetahui kedatangan Anoman,  ia berusaha untuk  menangkapnya dan dihadapkan kepada Rahwana. Akhirnya Rahwana memutuskan untuk membakar Anoman. Persiapan dilakukan saat detik-detik  pembakaran Anoman. Saat itu Kumbakarna, saudara Rahwana mencoba melindungi Anoman yang akan dibunuh oleh Rahwana. Namun niatnya tak berhasil karena dihalangi oleh Rahwana.

Saat pasukan Rahwana membakar Anoman, ternyata Anoman tidak mempan dibakar oleh api. Malah justru Anoman mengambil obor api ditangan Rahwana dengan ekornya dan mempermainkan api tersebut sebelum akhirnya kerajaan Ngalengka terbakar. Pasukan Rama membendung sungai yang berada didekat kerajaan Ngalengka, sehingga pasukan Rahwana tak bisa berkutik.



Perang antara Rahwana melawan Rama terjadi. Kumbakarna gugur dipanah Rama saat membantu Rahwana mengalahkan Rama. Indrajid yang ikut membantu Rahwana  ikut  mati. Akhirnya terjadilah peperangan sengit antara Rahwana dan Rama. Rahwana pun mati dipanah oleh Rama dan ia dihimpitkan ke gunung.


Setelah berhasil mengalahkan Rahwana, Rama bertemu kembali dengan Shinta. Akan tetapi Rama curiga dengan kesucian Shinta, setelah ia diculik oleh Rahwana dalam waktu yang begitu lama.  Akhirnya Shinta membakar dirinya sendiri untuk membuktikan kesuciannya. Saat Shinta membakar diri ternyata api tidak mempan membakar tubuh Shinta. Ini membuktikan bahwa Shinta masih suci. Dan Rama mau menerima Shinta kembali. Mereka pun hidup bahagia. :)

Monday, August 1, 2016

CARA MEMUTIHKAN KULIT KETIAK SECARA ALAMI

mencari cara dan cari tahu


Siapa sih yang gak pingin punya kulit putih? Semua orang, cowok maupun cewek pasti pingin punya kulit putih. Pasalnya kulit putih akan menunjang penampilan. Selain kulit muka dan badan, ternyata kulit ketiak yang menghitam itu juga bisa dicerahkan lho.

Kulit ketiak yang putih tentu akan membuat penampilan makin percaya diri saat menggunakan kaos tanpa lengan. Kamu gak usah repot-repot suntik putih, karena tujuh cara ini akan membuat kulit ketiakmu langsung bersih seketika. Apa saja?


 Gak usah buru-buru pergi ke dokter kulit demi memutihkan kulit ketiak. Kamu bisa mencoba dengan menggunakan bahan-bahan yang bisa ditemukan di kulkas sendiri. Contohnya saja kentang dan mentimun. Iris kentang tipis-tipìs kemudian tempelkan pada kulit ketiak yang hitam. Diamkan selama 10 menit kemudian bersihkan.
Mentimun yang rendah lemak jenuh, kolesterol, dan sodium ini juga sumber yang baik dari vitamin A, asam pantotenat, magnesium, fosfor dan magnesium. Sementara itu juga tinggi kalium, folat, karbohidrat, seng, Vitamin C dan Vitamin K. Semua nutrisi ini sangat membantu untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan dapat mengobati penyakit dan meningkatkan proses dalam tubuh.

Selain kentang, kamu dapat menggunakan mentimun untuk mengompres ketiak supaya terlihat bersih. Selain diiris tipis, kamu juga bisa memarut kentang atau mentimun yang kemudian dibalurkan di area ketiak dan didiamkan selama beberapa saat.
Kentang memiliki kandungan gizi seperti nutrisi per 100 gram. Beberapa vitamin seperti vitamin A, C, K memiliki elektrolit seperti kalium & sodium serta memiliki beberapa mineral. Kentang juga memiliki beberapa fungsi sebagai bahan makanan pokok di negara Eropa sana dan di Indonesia dapat menjadi bahan makanan pelengkap sayur-sayuran lainnya. Selain dapat digunakan sebagai bahan makanan, kentang juga dapat digunakan sebagai masker untuk wajah.

2. Gunakan lidah buaya sebagai mosturizer alami.
Lidah Buaya atau Aloe Vera merupakan salah satu tanaman hias yang dapat dengan mudah ditemui di halaman rumah sebagai tanaman herbal andalan. Alasan paling mendasar adalah karena tanaman ini tergolong tidak rewel dan tidak membutuhkan perawatan ekstra sehingga pemiliknya tidak harus mengeluarkan banyak waktu, tenaga bahkan biaya untuk memastikan pertumbuhannya lidah buaya. Bentuknya yang unik serta warnanya yang hijau soft dan menghadirkan nuansa kesegaran tersendiri di sekitarnya juga menambah kekuatan tanaman satu ini.

Lain dari itu, lidah buaya ternyata memiliki manfaat yang sangat beragam, mulai dari manfaat terhadap kesehatan hingga kecantikan dan perawatan tubuh. Tak heran jika anda dapat dengan mudah menemukan kandungan lidah buaya di berbagai produk kosmetik dan perawatan kecantikan mulai dari shampoo, krim jerawat dan lain sebagainya.
 Sudah bukan rahasia lagi jika lidah buaya itu memang banyak manfaatnya. Kamu pun bisa menggunakan tumbuhan hijau ini untuk memutihkan kulit ketiak yang menghitam. Kamu bisa mengoleskan daging lidah buaya ke kulit ketiak yang menghitam dua kali dalam sehari. Pastikan kamu rutin melakukannya ya supaya hasilnya juga makin sempurna.

3. Buat scrub dari baking soda atau gula untuk mengangkat sel kulit mati. 
Ternyata, pada gula terdapat kandungan yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi problem di kulit wajah dan tubuh. Misalnya saja kulit berjerawat, bisa diatasi dengan menggunakan scrub gula. Tidak heran kini scrub gula digunakan sebagai salah satu perawatan kecantikan.Siapkan secangkir gula pasir dan campurkan dengan tiga sendok minyak zaitun. Balurkan pada ketiak yang basah saat mandi

Scrub memutihkan kulit itu gak perlu mahal dan dibeli di dokter atau pusat perbelanjaan. Pasalnya, scrub ini pasti memiliki kandungan bahan kimia yang bisa mengancam kesehatan. Ada baiknya kamu membuat sendiri scrub untuk memutihkan kulit ketiak.

Siapkan secangkir gula pasir dan campurkan dengan tiga sendok minyak zaitun. Balurkan pada ketiak yang basah saat mandi. Diamkan selama satu sampai dua menit lalu bilas hingga bersih. Lakukan ritual ini paling tidak dua kali seminggu. Selain gula pasir, kamu bisa membuat pasta baking soda. Campurkan baking soda dengan minyak mawar. Balurkan pada ketiak kemudian bilas dengan air hangat dan keringkan.

4. Buat pasta pemutih dari dua bahan alami : yoghurt dan lemon.
Yoghurt adalah sumber signifikan dari kalium, fosfor, riboflavin, yodium, seng, dan vitamin B5 (asam pantotenat). Yoghurt juga mengandung B12, untuk mempertahankan sel-sel darah merah dan membantu menjaga sistem saraf berfungsi dengan baik. “Vitamin B12 kebanyakan ditemukan dalam produk hewani, seperti daging ayam dan ikan, sehingga seorang vegetarian mungkin sulit untuk mendapatkannya,” kata Jackie Newgent, RD, seorang anggota dewan penasihat fitness dan penulis Big Green Cookbook
 Pasta pemutih tanpa scrub juga bisa kamu buat dari bahan alami lainnya. Kamu bisa menggunakan tepung, yoghurt, air lemon, dan juga kunyit. Campurkan semua bahan hingga berbentuk pasta kental lalu aplikasikan ke kulit ketiak selama 30 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Lakukan ritual ini setiap hari selama dua minggu, selanjutnya cukup tiga kali dalam seminggu untuk mempercepat proses pemutihan.

5. Kulit jeruk.


 Jangan buang kulit jeruk begitu saja! Karena ternyata kulit jeruk berguna untuk memutihkan kulit ketiakmu. Caranya, jemur kulit jeruk selama beberapa hari sampai benar-benar kering. Giling dan hancurkan hingga benar-benar berbentuk bubuk. Campurkan dua sendok teh bubuk kulit jeruk ini dengan air mawar dan susu secukupnya. Aduk sampai berupa pasta kental kemudian oleskan ke seluruh area ketiak. Diamkan selama 10-15 menit sebelum dibilas dengan air dingin. Ulangi ritual ini dua sampai tiga kali dalam seminggu.

6. Minyak kelapa.

Minyak kelapa yang kaya akan vitamin E berguna untuk proses pencerahan kulit ketiak. Bahkan, minyak ini juga bisa dijadikan deodoran alami lho. Cara sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan memijat ketiak menggunakan minyak kelapa. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan sabun dan air hangat. Ulangi sampai tiga kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

7. Hindari mencukur bulu ketiak dan menggunakan deodoran.

Mencukur bulu ketiak tidak dianjurkan karena akan membuat bulu ketiak makin cepat tumbuh dan menimbulkan area gelap. Kamu bisa melakukan waxing ketiak yang akan menghilangkan rambut ketiak langsung sampai ke akarnya. Selain itu, memakai deodoran juga tidak dianjurkan. Bahan kimia yang ada di dalamnya tak cuma berbahaya tapi juga bisa menghitamkan ketiak.

Selamat dipraktekkan ya!



Saturday, July 30, 2016

“AKU” di dalam Penderitaan

mencari cara dan cari tahu



Oleh Reza A.A Wattimena
Kerap kali, kita merasakan emosi yang sangat kuat. Kebencian atau kesedihan menguasai batin. Bagi banyak orang, ini merupakan masalah besar. Akibatnya, mereka jadi ganas dan jahat pada orang lain, bahkan pada orang-orang terdekatnya.

Pikiran-pikiran mengerikan juga kerap datang tanpa diundang. Ketakutan dan kecemasan akan masa depan yang tak pasti menerkam jiwa. Penyesalan atas masa lalu yang menyesakkan dada sering datang berkunjung. Jika itu semua amat kuat dan terjadi dalam waktu lama, orang bisa sakit, entah sakit jiwa, kanker, jantung, darah tinggi maupun kelainan hormon.

Ini semua merupakan penderitaan hidup. Banyak orang yang tak tahan dengan itu semua, sehingga bunuh diri. Banyak pula yang menekan dan menyembunyikannya dalam-dalam. Tak heran, orang yang terlihat tenang lalu tiba-tiba bunuh diri, atau didatangi penyakit mengerikan.

Penyelidikan AKU

Ada jalan keluar sederhana yang berpijak pada kebijaksanaan Timur. Usianya sudah lebih dari 6000 tahun. Bentuknya adalah pertanyaan. Ketika emosi dan pikiran jelek (seperti kebencian, ketakutan, kecemasan dan kesedihan) datang menghantam, kita bertanya: SIAPA YANG MENGALAMI INI?

Jawaban spontan adalah SAYA, atau AKU. Nah, disinilah letak kunci jawabannya, yakni bertanya: SIAPA AKU? APAKAH ADA YANG DISEBUT AKU? Mari kita perdalam hal ini.

AKU adalah kata dan konsep yang menggambarkan sesuatu yang bersifat tetap, yakni diriku. Namaku Reza. Kata AKU menyiratkan paham, seolah Reza itu sesuatu yang tetap, walaupun usianya menua, rambutnya mulai putih, dan sebagainya. Nah, apakah pemahaman ini benar? Apakah Reza adalah sesuatu yang tetap?

Jawabannya jelas TIDAK. Segala sesuatu terus berubah saat demi saat di dalam hidup ini. Tidak ada SATU hal pun yang tetap. AKU dan SAYA pun terus berubah dari saat ke saat.

Maka, sebenarnya, keduanya tidak ada. AKU dan SAYA itu TIDAK ADA! Ketika kita menyebutnya, mereka segera berubah menjadi sesuatu yang lain. Aku yang kemarin bukanlah aku yang hari ini. Aku yang tadi pagi bukanlah aku yang siang ini.

Inilah hidup. Inilah kenyataan sebagaimana adanya. Tidak ada aku, dan tidak ada orang lain. Semua itu adalah konsep dan kata yang menipu kita, seolah ada hal yang tetap di dalam hidup ini.

Fakta Alamiah

AKU YANG TIDAK PERNAH ADA; Fakta alamiah ini didukung oleh kebijaksanaan Timur, baik Vedanta, Buddhisme maupun Taoisme. Ia juga didukung oleh beragam penelitian ilmiah terbaru di bidang neurosains. Konsep “AKU” adalah ilusi semata yang berguna untuk kepentingan praktis belaka, seperti pencatatan penduduk atau komunikasi sehari-hari. Ia bukanlah kenyataan.

Ketika pikiran dan emosi kuat melanda, kita lalu sadar, bahwa tidak ada AKU yang mengalami semua ini. Emosi lalu sekedar emosi. Pikiran, sejelek apapun, juga hanya sekedar pikiran. Tidak ada AKU di dalamnya.

Coba anda terapkan ini, ketika emosi dan pikiran datang melanda. Pengalaman saya, dan pengalaman jutaan orang lainnya, adalah: semua jadi terasa ringan. Emosi dan pikiran datang dan pergi begitu saja. Mereka cepat berlalu. Memaafkan dan move on menjadi semudah membalikkan telapak tangan.

Hidup kita pun jadi ringan dan jernih. Kita lalu bisa menjalankan semuanya dari saat ke saat dengan kebahagiaan dan kedamaian hati. Orang-orang sekitar kita terbantu dengan keberadaan kita. Penderitaan bisa datang berkunjung, namun ia bisa segera pergi, tanpa jejak.


Tidak percaya? Coba saja.

Trichotillomania, Kelainan Keinginan Berlebihan Mencabuti Bulu

mencari cara dan cari tahu

Trichotillomania, Kelainan Keinginan Berlebihan Mencabuti Bulu


Saat seseorang mengalami rasa cemas atau stress, ada kemungkinan orang tersebut untuk menyakiti diri sendiri untuk menghilangkan rasa stress tersebut. Sebagai contoh, ada orang yang menggigit kuku, atau bahkan menjambak rambut di kepala. Kebiasaan menjambak rambut di kepala bahkan bisa berlanjut dengan mencabuti rambut atau bulu-bulu yang ada di kulit. Gangguan mental ini disebut sebagai trichotillomania.

Penderita trichotillomania baisanya akan melakukan gejala-gejala layaknya menjambak atau menarik-narik rambut, khususnya jika rambut sudah cukup panjang. Kondisi ini bisa dilakukan saat penderitanya sedang mengalami kecemasan atau depresi. Selain itu, bulu-bulu halus layaknya di area alis, bulu mata, atau bahkan bulu pada tangan bisa saja dicabuti hingga habis. Yang unik adalah, penderita trichotillomania menikmati rasa sakit yang diakibatkan oleh jambakan atau pencabutan rambut dan bulu tersebut. Bahkan, saat menjambak atau mencabut rambut dan bulu, ada rasa antusias untuk melakukannya. Dalam beberapa kasus, rambut yang telah dicabut akan diusap-usap pada area wajah atau bibir dan bahkan bisa digigit atau dimakan.

Pakar kesehatan masih menduga-duga apa penyebab utama dari masalah trichotillomania mengingat penyakit ini bisa saja disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, hingga masalah ketidakseimbangan hormon pada tubuh. Hanya saja, rasa stress, frustasi, hingga kecemasan kerap kali menjadi pemicu utama kebiasaan menjambak atau mencabuti rambut dan bulu sehingga akan timbul perasaan lega dan puas.


Yang menjadi masalah adalah, penderita trichotillomania bisa mengalami kebotakan yang tidak merata jika sering sekali mencabuti rambut yang ada di kepalanya. Kebotakan yang permanen tentu akan membuat rasa depresi dan cemas justru akan semakin menjadi. Jika anda mengalami masalah trichotillomania, cobalah untuk melawan keinginan menjambak atau mencabuti rambut dengan mengalihkannya ke bagian lain. Sebagai contoh, cobalah untuk menjewer telinga anda sendiri alih-alih menjambak rambut. Jika hal ini sulit dilakukan, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter karena ternyata sudah ada obat untuk mengendalikan gejala dari trichotillomania meskipun memang hingga saat ini belum ada obat untuk mengobati penyakit mental ini.

Friday, July 29, 2016

HADAPI HARI ESOK

mencari cara dan cari tahu
Oleh: Dr. Muhammad Sarbini, M.H.I

Hari esok adalah hari yang berada di depan perjalanan hidup seseorang. Hari esok terkadang menjanjikan kebahagiaan dan harapan atau malah mengancam dengan ketakutan dan duka cita nestapa. Hari esok bagi seorang muslim bukan sekedar hidup masa depan di dunia, tetapi juga hidup masa depan di akhirat kelak.

Salah satu bisikan pada diri kita yang menakut-nakuti kita adalah bisikan-bisikan pada hati kita tentang ketakutan akan kefakiran dan kemiskinan. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman dalam al-Qur`an:

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kalian dengan kemiskinan dan menyuruh kalian berbuat kejahatan (kikir); sedang Alloh menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.” (QS. Al-Baqoroh [2]: 268)

Pada diri kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti berikut ini:

Bagaimana kehidupan saya di esok hari ?
Bagaimana bila setelah lulus aku tidak dapat kerja?
Bagaimana jika aku sakit, sedangkan aku tidak punya uang untuk berobat?
Bagaimana kalau nanti aku tua kemudian lemah dan tidak mampu bekerja.
Ketika muda, kita selalu dibayangi dengan kemiskinan di waktu dewasa. Ketika dewasa, kita terus dibayangi kesengsaraan di waktu tua. Dan ketika tua masih juga dirisaukan oleh pikiran bagaimana dengan nasib anak cucu  saya nanti ?

Saat sebelum bekerja, kita takut dengan nasib kita ke depan. Dan sesudah dapat kerja, kita pun terus was-was kalau-kalau kena PHK. Begitulah bermacam bentuk kecemasan dan kekhawatiran menghadapi masa depan terus menggelayuti pikiran kita.

Pertanyaan-pertanyaan seperti bagaimana nanti, seandainya begini atau begitu, jikalau nanti…? Sesungguhnya adalah pekerjaan setan agar kita menjadi resah, gelisah, sedih, takut dan cemas, yang pada gilirannya tujuan yang diinginkan setan adalah supaya hati kita terpaut pada dunia, bergantung pada materi dan ujungnya kita rela menghalalkan segala cara untuk menggapai apa saja yang kita inginkan.

Bukankah karena alasan takut lapar, saudara kita bersedia menghalalkan segala cara mulai dari membunuh hanya karena persoalan uang seratus rupiah sampai dengan berani memalsu kwitansi atau menerima komisi tak sah jutaan rupiah ? Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan, membuat sebagian saudara kita pergi ke “orang pintar” agar bertahan pada posisinya atau supaya meningkat ke “kursi yang lebih empuk”? Bukankah karena takut akan kehabisan harta, sebagian kita jadi enggan mengeluarkan zakat dan sedekah?

Mereka itu sebenarnya adalah korban pemiskinan yang dibuat oleh setan. Setan telah berhasil mengelabui mereka dengan menghunjamkan rasa takut dan khawatir di pikiran mereka, sehingga  mereka selalu merasa cemas dan takut dengan masa depan  yang hendak dilaluinya. Mereka takut miskin, takut sengsara dan takut hidup menderita.

Untuk itu Alloh ta’ala mengajarkan bahwa tataplah masa depan dengan tawakal. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:

 “.. dan bertakwalah kepada Alloh, dan hanya kepada Alloh sajalah orang-orang mu`min itu harus bertawakal”. (QS. Al-Maidah [5]: 11)

Dan di firman lainnya:

“… dan Barangsiapa yang bertawakal kepada Alloh niscaya Alloh akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Alloh melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Alloh telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu“. (Qs. At-Tholaq [65]:3)

Tawakal merupakan pekerjaan ruhani atau qolbu. Menurut al-Qur`an, perintah tawakal ditujukan kepada jiwa atau qolbu manusia.Segala perintah Alloh diorientasikan kepada jiwa dengan tujuan mendidik, dan memperbaiki kualitasnya. Jiwa yang semakin berkualitas akan menampilkan perilaku lahiriah yang semakin berkualitas pula. Tindakan lahir sangat bergantung pada kerja batin atau jiwanya.

Kata tawakal berasal dari tawakkala-yatawakkalu-tawakkulan, yakni tawakkul. Sebutan yang benar seharusnya tawakkul, bukannya tawakal. Akan tetapi, bangsa Indonesia tampaknya lebih familiar dengan kata tawakal. Tempat kita bertawakal yang diajarkan Islam adalah al-Wakil yaitu Alloh azza wa jalla. Tidak ada sesuatupun selain Dia yang pantas dijadikan tempat menyandarkan segala urusan, menyangkut segala aspek kehidupan manusia.

Sikap tawakal membuahkan keberuntungan duniawi dan ukhrowi, itu pasti. Seseorang yang dicintai Alloh, akan beruntung dunia dan akhirat. Oleh karena itu, jangan salah mempraktekkan tawakal. Rosululloh sholallohu alaihi wasallam memberi contoh praktek tawakal, laksana tawakalnya burung-burung yang berterbangan secara dinamis mencari rezekinya, ke tempat-tempat yang jauh dari tempat tidurnya.

Sebuah riwayat dari Umar bin Khothob rodhiallohu anhu menyebutkan secara marfu’,

“Sekiranya kalian bertawakal kepada Alloh dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Dia akan melimpahkan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung, yang pergi pada pagi hari dalam keadaan perut kosong dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi)

Jadi, orang yang berjiwa tawakal, bukan orang yang serba menunggu dengan pasif, tetapi berjiwa aktif dan dinamis, seperti aktif dan dinamisnya burung-burung dalam mencari rezeki. Burung-burung patut dijadikan contoh yang nyata, dalam hal bertawakal, utamanya dalam usaha mencari rezeki dari Alloh. Wallohu ta’ala a’lam…


JANGAN TERBURU BURU

mencari cara dan cari tahuRasulullah S.a.w. bersabda: “Gopoh-gapah itu dari amalan syaitan dan sifat tenang itu adalah dari Allah Taala” Riwayat Abu Ya’la dan Al-Baihaqi daripada Anas r.a.. Sanadnya hasan

Daripada Sahl Bin Sa’ad RA, Rasulullah S.a.w bersabda : “ Gopoh-gapah itu merupakan sifat syaitan.” Hadith Riwayat Tirmizi

Rasulullah S.a.w bersabda yang bermaksud : “ Sesungguhnya sesiapa yang memiliki dua sifat, nescaya dikasihi oleh ALLAH iaitu lemah lembut dan tenang.” Hadith Riwayat Muslim.

Sifat terburu-buru yang tidak elok ialah apabila ianya mengundang kesusahan dan keburukan kepada diri sendiri dan orang lain. Biasanya ia disebabkan oleh sifat tidak sabar, emosi, lekas marah, malas, tamak dan seumpamanya.

Firman Allah S.w.t yang bermaksud, “Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (azab)-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.” Surah Al Anbiyaa’ : Ayat 37

Walaubagaimana pun, bersikap tenang tidak semestinya sehingga menjadi terlalu lambat dan lembab dalam membuat sesuatu. Tetapi kadar pertengahan itu adalah yang terbaik, sesuai dengan hadith nabi yang bermaksud , “Sebaik-baik perkara adalah pertengahannya”. Hadith Riwayat AlBaihaqi

Maka untuk mencari ukuran terbaik bagaimana sifat yang harus kita contohi, sudah tentulah ada pada diri Nabi Muhammad S.a.w. dan para sahabatnya. Firman Allah S.w.t yang bermaksud , “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu contoh teladan yang baik bagimu (Iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” Surah Al Ahzaab : Ayat 21



JANGAN DENDAM

mencari cara dan cari tahu

Anda pernah disakiti seseorang dan sulit untuk memaafkannya? Jangan terlalu lama menyimpan rasa sakit hingga menimbulkan dendam. Menyimpan rasa dendam kepada seseorang tidak ada manfaatnya. Dendam kepada seseorang justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, memberikan maaf akan membuat hati lega dan membuat energi positif dalam diri Anda.

"Kita semua memiliki orang-orang yang tidak kita suka, apakah berdampak buruk dengan menyimpan perasaan marah pada mereka?" ujar Psikolog, Seth Meyers. Menurut Meyers, ada beberapa alasan mengapa menyimpan rasa dendam itu tidak baik bagi kesehatan.

Membuat stres
Sebuah studi menunjukkan, menyimpan rasa dendam dan berpikir negatif, tidak bagi kesehatan mental. Menyimpan rasa dendam juga dapat meningkatkan rasa cemas hingga frustasi. Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Psychological Science menemukan bahwa berpikiran negatif bisa memicu stres. Denyut jantung dan tekanan darah Anda akan lebih tinggi daripada mereka yang mau memberikan maaf.

Berdampak pada kesehatan fisik
Rasa dendam ternyata tak hanya berdampak buruk bagi pikiran, melainkan kesehatan fisik. Para peneliti dari Medical College of Georgia menemukan bahwa orang yang mengaku menyimpan rasa dendam selama bertahun-tahun berisiko terkena  penyakit jantung, tekanan darah tinggi, nyeri lambung, dan sakit kepala.

Coba untuk memaafkan
Ketika Anda memilih untuk bermusuhan kepada seseorang, coba tanyalah pada diri anda sendiri, apakah seseorang ini penting bagi kehidupan Anda. Bicarakan lah terus terang ketika Anda merasa terluka atau sakit hati. Jangan dipendam terlalu lama di hati. Ini bisa membantu Anda melupakan rasa sakit yang pernah ada. Anda juga bisa kembali fokus terhadap hal yang lebih penting di kehidupan Anda.


Memaafkan mungkin sulit untuk Anda. Coba lah untuk melupakan rasa sakitnya terlebih dahulu. Energi negatif dalam diri Anda akan hilang serta membuat sehat jiwa dan raga.

MASA LALU

mencari cara dan cari tahu

Punya masa lalu?, Saya yakin semua tentu memiliki masa lalu, baik itu masa lalu yang indah maupun masa lalu yang tidak mengeenakkan. Baik itu masa lalu yang akan selalu kita kenang maupun masa lalu yang tidak ingin kita ingat-ingat lagi.
Apakah itu masa lalunya berkaitan dengan,keluarga, saudara, sahabat, teman atau mungkin pacar. Dan bisa juga masa lalu itu berkaitan dengan benda seperti tempat, musik, film, kain, baju ,dan banyak lagi lainnya. Ada beragam perasaan yang muncul ketika mengingat masa lalu, bisa itu perasaan senang, perasaan sedih, perasaan sedih dalam bahagia, dan juga perasaan senang dalam kesedihan. Bingung? ya di renungkan saja sendiri.
Satu hal yang jadi fokus bahasan kita kali ini adalah tentang penyesalan. Susah move on atau gagal move on istilah anak muda sekarangnya. Kondisi dimana seseorang merasakan kesedihan, merasakan bersalah dan juga penyesalan yang mendalam ketika mengingat masa lalunya. Misalnya di masa lalu dia pernah berbuat kesalahan dengan seseorang yang mana itu berakibat terputusnya silaturahminya dengan orang tersebut atau mungkin juga dia dimasa lalu pernah gagal dalam mengerjakan sesuatu sebutlah ujian SNMPTN yang berakibat gagalnya ia masuk perguruan tinggi yang dicita-citakannya atau banyak contoh-contoh lainnya. Tergantung kondisi kita masing-masing.
Seandainya dulu tidak begini, seandainya dulu tidak begitu, seandainya dulu begini, seandainya dulu begitu. Akhirnya yang lahir dari penyesalan ini adalah pengandain-pengandaian yang itu membuat kita panjang angan-angan dan ujung-ujungnya juga bisa menyebabkan stress. Inilah hal yang justru harus kita hindari karena ini sangat berbahaya bagi pribadi sendiri.
Masa lalu biarlah berlalu, semua orang memiliki masa lalu, baik itu masa lalu yang baik ataupun masa lalu yang jelek. Masa lalu adalah bagian dari hidup kita, jika masa lalu itu baik maka jadikanlah ia pembelajaran, jadikanlah ia sebagai motivasi, jadikanlah ia sebagai inspirasi agar kita menjadi lebih baik lagi kedepannya. Jika sebaliknya masa lalu kita buruk atau jelek, maka jadikanlah ia sebagai pembelajaran juga, sebagai pedoman dimasa yang akan datang agar kita tak tergelincir lagi ke masalah yang sama.

Masa lalu biarlah berlalu, tak akan ada gunanya penyesalan, karena waktu tak bisa diputar mundur kebelakang, karena keadaan tak bisa dirubah. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah memaafkan diri sendiri dan juga mengikhlaskannya.InsyaAllah setiap masa lalu, setiap kenangan akan menjadi hikmah bagi kehidupan kita. So, segera move on, berubah, berbenah dan selalu menjadi pembelajar menuju arah kebaikan.

Jangan Berburuk Sangka

mencari cara dan cari tahu
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW pernah berpesan kepada umat Islam untuk menjauhi prasangka buruk, karena prasangka buruk termasuk sedusta-dusta perkataan.

Hadits Riwayat Muttafaq Alaih

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَاِنَّ الظَّنَّ اَكْذَبُ الْحَدِيث(متفق عليه)

Artinya: “Dari Abu Hurairah ia berkata telah bersabda Rasululloh.” Jauhkanlah dirikamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan,(hati)”. (HR. Muttafaq Alaih)

Hadits Riwayat Bukhori

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَاِنَّ الظَّنَّ اَكْذَبُ الْحَدِيث ،وَلاَتَحَسَّسُوا وَلآتَجَسَّسُوْا وَلآتَحَاسَدُوا وَلآتَدَابَرُواوَلآتَبَاغَضُوا وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا (رواه البخارى)

Artinya: “Jauhilah sifat berprasangka karena sifat berprasangka itu adalahsedusta-dusta pembicaraan. Dan janganlah kamu mencari kesalahan, memata-matai,janganlah kamu berdengki-dengkian, janganlah kamu belakang-membelakangi danjanganlah kamu benci-bencian. Dan hendaklah kamu semua wahai hamba-hamba Allahbersaudara.” (HR. Bukhori)

Penjelasan hadits diatasadalah sebagai berikut :
Buruk sangkadi dalam agama Islam disebut suuzan. Kebalikannya adalah Husnuzan artinya baiksangka. Buruk sangka hukumnya haram, karena akan merusak keharmonisan rumahtangga, keluarga, maupun keharmonisan kehidupan masyarakat.
Allah SWTmenyerukan kepada orang-orang yang beriman agar menjauhi prasangka, karenaprasangka itu termasuk dosa dan kesombongan.
Hadits tersebutmemberi peringatan dan pelajaran kepada kita semua banyak terjadi persengketaandalam bermasyarakat karena sikap buruk sangka. Kadang-kadang masalah kecil bisamenjadi besar sehingga timbul rasa dengki dan dendam yang berkepanjangan. Oleh sebabitu, setiap orang yang ingin mendapat ridha Allah hendaklah selalu berprasangkabaik (husnuzon).
Secara individual prasangka buruk dapat menyebabkan tumbuhnya sikap negatif, rasa curiga, dan ketidak-nyamanan dalam diri sendiri. Orang yang berprasangka buruk dan curiga terhadap orang lain setiap saat akan merasa tidak aman, merasa terancam oleh sesuatu yang sebenarnya hanya ada dalam angan-angan.

Dia merasa terancam oleh bahaya yang sebenarnya tidak ada. Disamping hilangnya kenyamaan dan keamanan, prasangka buruk akan menghancurkan rasa percaya kepada diri sendiri. Artinya secara individu prasangka buruk dapat menyebabkan hilangnya ketenteraman bathin, dan bila tidak segera diatasi dapat menyebabkan tumbuhnya kepribadian yang buruk pada seseorang.

Seorang suami yang berburuk sangka kepada istrinya akan selalu berusaha membuktikan prasangka buruknya dengan jalan mengawasi istrinya selama 24 jam dalam sehari. Istri yang selalu dicurigai akan merasa serba salah dan kehilangan kenyamanan hidupnya. Prasangka buruk yang berlebihan juga akan menyebabkan suami salah memberikan penilaian terhadap sikap dan tindakan istri. Kesalahan kecil bisa nampak besar, sehingga membahayakan keutuhan rumah tangga mereka. Begitu pula sebaliknya bila istri berprasangka buruk kepada suaminya.

Disamping itu secara sosial prasangka buruk akan menyebabkan ketidak-nyamanan dalam pergaulan, merenggangkan hubungan persahabatan, hilangnya rasa saling percaya, dan tumbuhnya rasa saling curiga. Padahal hilangnya rasa saling percaya dan berganti dengan saling curiga dapat berakibat hancurnya rasa kebersamaan.

Artinya solidaritas sosial yang dibangun atas dasar kebersamaan dalam kekeluargaan akan hancur bila individu-individu penyusunnya digerogoti oleh virus buruk sangka. Dalam mengatur ummat, mengatur masyarakat, atau mengatur negara seorang pemimpin memerlukan mandat dari ummat atau rakyat. Mandat itu diberikan atas dasar rasa saling percaya, bukan rasa saling curiga.

Seorang presiden sebagus apapun akhlaqnya dan sehebat apapun akalnya tidak akan bisa bekerja dengan maksimal bila selalu direcoki oleh prasangka buruk berbagai pihak. Oleh lawan politik atau kelompok destruktif prasangka buruk itu dimanfaatkan sebagai amunisi untuk menembaknya jatuh dari kekuasaan. Bahkan dua negara bertetangga bisa terlibat perang, bila hubungan antara pemimpin kedua negara tersebut dikotori oleh prasangka buruk.

Saudaraku, sesama umat Islam, sesama harakah Islam yang sama-sama ingin meninggikan kalimat Allah hendaknya kita meninggalkan prasangka buruk, karena prasangka buruk berpotensi meruntuhkan ukhuwah islamiyah yang menyebabkan hilangnya kekuatan.

Artinya prasangka buruk dapat menjadi sebab pudarnya ukhuwwah islamiyyah. Dan runtuhnya kekuatan umat Islam, bukan karena faktor dari luar, tetapi justru dari dalam umat islam sendiri. Kalau sudah demikian maka yang beruntung adalah musuh-musuh Islam.

Betapa besarnya potensi negatif prasangka buruk terhadap kehidupan manusia baik secara individual maupun sosial, maka wajar kalau Allah memerintahkan ummat Islam untuk menjauhi prasangka buruk.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Firman Allah, ” WAHai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. …”. [QS Al-Hujuraat : 12].


Tentu saja yang dimaksud sebagian prasangka yang bernilai dosa itu adalah prasangka buruk. Marilah kita tinggalkan prasangka buruk dan tumbuhkan prasangka baik untuk membangun kembali ukhuwwah islamiyah demi kejayaan Islam dengan pertolongan Allah.

Featured Post

senyuman adalah awal dari kasih sayang, maka tersenyumlah!

Senyum Awal Dari Kasih Sayang Sejatinya senyum adalah jendela hati. Dari senyuman kita bisa mengetahui suasana dan isi hati seseorang. ...

Wikipedia

Search results